Showing posts with label Agama Islam. Show all posts
Showing posts with label Agama Islam. Show all posts

Tuesday, July 14, 2015

Puasa-puasa Sunah

Puasa sunah adalah puasa yang apabila dilaksanakan maka akan mendapatkan kemuliaan dan pahala di sisi Allah. Namun, jika meninggalkannya tidak menyebabkan berdosa.

Jenis-jenis puasa sunah
1. Puasa Enam hari di bulan Syawal
2. Puasa Arafah (9 Dzulhijjah)
3. Puasa Asyura (10 Muharram) dan sehari sebelum dan sesudahnya
4. Puasa Ayyaumul-bidh (13, 14, 15 bulan Qamariyah)
5. Puasa Senin dan Kamis
6. Puasa Dawud
7. Puasa bulan Sya'ban
8. Puasa bulan-bulan Haram (Dzul-qa'dah, Dzulhijjah, Muharram, Rajab)

1. Puasa Enam hari di bulan Syawal

Keutamaan puasa enam hari di bulan Syawal ialah mendapatkan pahala puasa selama setahun penuh

Rasulullah saw bersabda: "Barang siapa yang berpuasa Ramadhan, kemudian melanjutkannya dengan enam hari di bulan Syawal, maka ia seakan puasa setahun penuh. (Muslim, 2/1164)

Puasa ini boleh dilakukan secara berturut-turut, boleh juga tidak; boleh dilakukan langsung setelah Iedul Fitri (2 Syawal), boleh juga setelah selang beberapa hari, selama masih di bulan Syawal.

Mana yang didahulukan, qadha puasa Ramadhan atau puasa Syawal?

Tentu puasa wajib (qasha Ramadhan) harus diutamakan dari pada puasa sunah Syawal.
Namun, menurut Syeikh Ali Jum'ah, Mufti
Mesir, boleh menyertakan puasa sunah dalam puasa wajib, dan tidak sebaliknya). Sehingga, ketika mengqadha puasa selama 6 hari di bulan Syawal (seandainya mengqadha 6 hari atau lebih), sekaligus dia mendapat pahala puasa Syawal.

Beliau (Syeikh Ali) mengutip ar-Ramly, "Kalau berpuasa di bulan Syawal, baik qadha atau nadzar, atau seperti pada hari Asyura, maka dia mendapatkan puasa sunahnya." (Nihayatul Muhtaj, 3/208-209) [Fatwa No.2877, 22-12-2003]

Puasa Arafah

Puasa Arafah ialah hari di saat jamaah haji wukuf (berkumpul) di Arafah, yaitu pada tanggal 9 Dzulhijjah. Puasa di hari Arafah disunahkan bagi kaum Muslim yang tidak melaksanakan ibadah haji.

(Bersambung)
regards,
arinday

Saturday, July 11, 2015

Banyaknya Jalan Kebaikan

Dari Jabir ra., ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: "Seseorang muslim yang menanam tanaman, kemudian ia makan dari hasil tanaman itu termasuk sedekah baginya, juga bila hasil tanaman itu dicuri atau diambil orang, maka ia termasuk sedekah baginya." (HR. Muslim)

Dalam riwayat lain disebutkan: "Seorang muslim yang menanam tanaman atau menabur benih kemudian hasil tanamannya itu dimakan oleh manusia, binatang maupun sesuatu yang lain, maka semua itu merupakan sedekah baginya sampai hari kiamat."

Sumber: Terjemah Riyadhus Shalihin Jilid 1 - Imam Nawawi - Pustaka Amani Jakarta

regards,
arinday

Bersungguh-sungguh dalam beramal

Dari Abu Hurairah ra., ia berkata: Rasul saw. bersabda: "Orang mukmin yang kuat lebih baik dan lebih disukai Allah daripada orang mukmin yang lemah. Masing-masing ada kebaikannya. Bersemangatlah untuk mengerjakan sesuatu yang bermanfaat bagi dirimu, serta mohonlah pertolongan kepada Allah dan janganlah lemah! Kalau tertimpa sesuatu, janganlah kamu mengucapkan: "Seandainya saya berbuat begini tentu akan terjadi begini dan begitu," tetapi katakanlah: "Apa yang telah ditentukan Allah dan apa yang dikehendaki-Nya pasti akan terjadi." Karena kata seandainya' itu akan memberi jalan pada setan. (HR. Muslim)

regards,
arinday

Friday, July 10, 2015

Sabar

Dari Abu Hurairah ra., Rasulullah saw.bersabda: "Yang dikatakan orang kuat bukanlah orang yang menang bergulat. Tetapi, yang dikatakan orang kuat adalah orang yang dapat mengendalikan dirinya ketika sedang marah."
(HR. Bukhari dan Muslim)

regards,
arinday

Hadis Sahih

Hadis Sahih: adalah hadis yang diriwayatkan oleh rawi yang adil, sempurna ingatan, sanad-nya bersambung, tidak ada cacat dan tidak janggal.

Sumber: Terjemah Riyadhus Shalihin Jilid 1 - Imam Nawawi

regards,
arinday

Thursday, July 09, 2015

Puasa pada hari Jum'at

Diriwayatkan dari Jabir r.a. bahwa dia ditanya: Apakah Nabi saw.melarang puasa sunat pada hari Jum'at? Dia menjawab: Ya (jika tidak disertai dengan hari sebelumnya atau sesudah Jum'at).
(Hadis ini diriwayatkan oleh Al-Bukhori, nomor hadis: 1984)

Diriwayatkan dari Abu Ayyub bahwa ketika Juwairiyah binti Al-Harits r.a sedang berpuasa sunat pada hari Jum'at, Nabi saw. mengunjunginya, kemudian beliau bertanya: "Apakah kemarin kamu sudah berpuasa?" Juwairiyah menjawab: "Tidak". Beliau bertanya lagi: "Apakah besuk kamu akan berpuasa?" Juwairiyah menjawab: "Tidak". Maka beliau bersabda: "Kalau begitu sekarang berbukalah!"
(Hadis ini diriwayatkan oleh Al-Bukhori, nomor hadis: 1986)

*(Diambil dari buku Ringkasan Hadis Shahih Al-Bukhari, disusun oleh Imam Az-Zabidi)

regards,
arinday