Sebenarnya saya pernah menghadapi ini sebelumnya. Tapi sudah lamaaa sekali, tepatnya sewaktu wawancara di Indosat, tahun 2005 (brarti dah 4 taun yang lalu). Untuk wawancara kali ini, saya benar-benar merasa biasa saja, tidak grogi, malahan mengantuk menunggu antrian. Bayangin aja, satu orang diwawancarai selama 45 menit. Saya dapat no.urut 6. Bisa ditinggal-tinggal nih. Untungnya disini ada HP, selalu menemani, jadi ga mati gaya gitu. Sambil nunggu antrian, bisa chatting, facebookan, ngeblog, baca-baca email. Gak kerasa batrenya tinggal 50% lagi. Tapi masih belum dipanggil juga ya? Hm, lanjutin googling aja deh. Nyari info seputar usaha yang lagi moncer. So' buat siap-siap, kalau emang belum rejekinya kerja disini ya, bertahan dulu ditempat yang lama, sambil nyari-nyari peluang buat usaha, semacam wiraswasta gity. Siap ga yah??!! (just wait)
Sunday, July 26, 2009
Wednesday, June 24, 2009
Masker pelembab untuk kaki

Foot Rescue Mask for dry & tired feet
( kode : 13162)
Buat yang punya masalah seputar kulit kaki yang Kering, Kasar dan Kulit Tebal??!!( kode : 13162)
Foot Rescue Mask for dry & tired feet ( kode : 13162), bisa jadi solusinya. Kandungan bahannya yang merupakan perpaduan dari Peppermint, Shea Butter & penthanol berfungsi untuk melembabkan secara intensif dan menyejukkan untuk kulit kaki yang kering dan kasar.
kandungan aktifnya yang berdosis tinggi bekerja di sepanjang malam bisa melembabkan kaki paling kering sekalipun. Peppermint oilnya menyejukkan dan menyegarkan.
Harga normal : Rp 79.000,-
Diskon bulan ini menjadi : Rp 59.000,-
Buruan pesan ya... sebelum kehabisan :)
Eyeliner yang praktis dibawa kemana-mana

Lagi bingung nyari-nyari eyeliner yang gak bikin belepotan saat makenya?
Gak nyerut-nyerut yang malahan bikin patah, bujel n gak jelas aplikasi warnanya?
Mungkin, eyeliner stylo ini bisa jadi referensi buat yang lagi bingung n pusing nyari-nyari eyeliner.
Selain bentuknya yang seperti spidol, ujungnya meruncing (bisa diatur saat menggaris tebal-tipisnya, cepat kering, tidak mudah luntur & yang pasti tidak membuat belepotan).
Harga normal Rp 79.000,-
Dengan belanja Rp 100.000,- dikatalog, mendapatkan harga khusus Rp 47.500,- khusus untuk bulan ini.
Pemesanan dapat melalui : sms/email : ke 081575004141 / arinday2006@yahoo.com
BURUAN ya... sebelum kehabisan!!
Gak nyerut-nyerut yang malahan bikin patah, bujel n gak jelas aplikasi warnanya?
Mungkin, eyeliner stylo ini bisa jadi referensi buat yang lagi bingung n pusing nyari-nyari eyeliner.
Selain bentuknya yang seperti spidol, ujungnya meruncing (bisa diatur saat menggaris tebal-tipisnya, cepat kering, tidak mudah luntur & yang pasti tidak membuat belepotan).
Harga normal Rp 79.000,-
Dengan belanja Rp 100.000,- dikatalog, mendapatkan harga khusus Rp 47.500,- khusus untuk bulan ini.
Pemesanan dapat melalui : sms/email : ke 081575004141 / arinday2006@yahoo.com
BURUAN ya... sebelum kehabisan!!

Saturday, March 21, 2009
Sitac itu....
Mulanya saya kerja diSitac, rasanya stress berat...
Setelah waktu berjalan... alhamdulillah lama-lama lumayan bisa cepat menyesuaikan.
Awal saya kerja disini, saya juga tidak tahu Sitac itu apa, kerjaannya ngapain dan apa aja yang diurusin.
Banyak temen saya yang nanya, Sitac itu apa'an sih?
Jangankan teman jauh, atau yang baru kenal, orang dalam satu perusahaan sendiri ada yang baru tahu Sitac setelah tiga tahun kerja...:D
1. Sitac itu kepanjangannya Site Acquisition & litigation
2. lebih singkatnya, Sitac berhubungan dengan tower.
3. Mengurus perpanjangan sewa lahan untuk tower, monopole, pole dsj atau gedung yang dipakai untuk kantor
4. Mencari lahan/survey bareng Teknikal untuk lokasi tower/monopole/pole dsj, juga lahan/gedung untuk kantor
5. Negosiasi sewa lahan
6. Rapat warga
7. Sosialisasi ke warga
8. mengurus segala perijinan dari warga, RT, RW, Desa, camat, Kab dan isntansi2 yang berkepentingan
9. Membuat kontrak perjanjian
10.Urusan administrasi : membuat APF, OA, Kwitansi, Infoice, BAST dan surat-surat lain
Pertama pindah bagian, saya kaget dan harus segera menyesuaikan cepat dengan ritme kerja yang banyak beda 180 derajat dg sewaktu saya di backoffice dulu, waktu kerja yang tidak menentu, tak jarang berangkat setelah subuh dan pulang menjelang pagi. Di Sitac, jadi kenal banyak orang, pejabat2, aturan2 daerah setempat, banyak jalan-jalannya karena hampir tiap hari keluar kota, mengenal macam-macam karakter orang dll.
Buat yang tidak suka kerja lapangan, tidak suka tantangan, waktu dan lokasi kerja yang tidak menentu, bisa jadi stress karena mungkin dua atau tiga masalah warga belum selesai, tidak bisa menunggu masalah lain yang mungkin harus diselesaikan waktu itu juga.
Thursday, March 19, 2009
Dikira Caleg
Kampanye Parpol sudah dimulai...
Sepanjang jalan dari Semarang menuju Kudus sudah terlihat kesibukan simpatisan parpol dijalan raya, mulai dari membagi-bagikan brosur, memasang spanduk, bendera juga kampanye :D
DiKudus, ada tiga tempat yang akan saya datangi untuk survey lokasi baru, sosialisasi dengan warga dan nego perpanjangan sewa lahan.
Ada kejadian yang membuat saya-kalau keingetan-pengen ketawa-tawa sendiri.
Begini ceritanya, siang hari itu saya mau ketempat terakhir untuk negosiasi harga perpanjangan sewa lahan BTS. Lokasinya agak terpencil memang, jauh dari kota.
Setelah janjian sebelumnya dengan pemilik lahan, kita ketemu dirumah putra pemilik lahan yang area padat penduduk.
Setelah agak lama didalam rumah, saya merasa lama-lama tidak nyaman, karena diluaran sana beberapa kali rumah diintip sama warga, dan parahnya, didepan teras ditunggui sama anak-anak kecil.
Saya nanya ke pemilik lahan, ada apa gerangan? apa ada masalah dengan kedatangan kami?
Ternyata-eh ternyata, saya dikira caleg partai yang mau bagi-bagi kaos atau merchandise. Sepanjang jalan gang sewaktu pulang juga masih terlihat warga dan anak-anak yang melambaikan tangan ke arah mobil yang saya tumpangi :D
Sepanjang jalan dari Semarang menuju Kudus sudah terlihat kesibukan simpatisan parpol dijalan raya, mulai dari membagi-bagikan brosur, memasang spanduk, bendera juga kampanye :D
DiKudus, ada tiga tempat yang akan saya datangi untuk survey lokasi baru, sosialisasi dengan warga dan nego perpanjangan sewa lahan.
Ada kejadian yang membuat saya-kalau keingetan-pengen ketawa-tawa sendiri.
Begini ceritanya, siang hari itu saya mau ketempat terakhir untuk negosiasi harga perpanjangan sewa lahan BTS. Lokasinya agak terpencil memang, jauh dari kota.
Setelah janjian sebelumnya dengan pemilik lahan, kita ketemu dirumah putra pemilik lahan yang area padat penduduk.
Setelah agak lama didalam rumah, saya merasa lama-lama tidak nyaman, karena diluaran sana beberapa kali rumah diintip sama warga, dan parahnya, didepan teras ditunggui sama anak-anak kecil.
Saya nanya ke pemilik lahan, ada apa gerangan? apa ada masalah dengan kedatangan kami?
Ternyata-eh ternyata, saya dikira caleg partai yang mau bagi-bagi kaos atau merchandise. Sepanjang jalan gang sewaktu pulang juga masih terlihat warga dan anak-anak yang melambaikan tangan ke arah mobil yang saya tumpangi :D
Subscribe to:
Posts (Atom)