Baru-baru ini saya buka-buka blog lagi,,,setelah lebih kurang 3 bulan tidak memposting satu beritapun ;d.
Bukan karena tidak mau, tapi karenaaaaa....laptopku mati!! motherboardnya mesti diganti dulu kalau mau hidup lagi....
Kalau mau dari komputer, sampai saat ini pun komputerku masih gagal install agar HP bisa jadi modemnya. sayanggg banget plafon internet mpe sisa-sisa terus (sayangnya gak akumulasi...kalo sebulan itu gak dipakai ya hangus).
Baru-baru ini aja saya buka blog lagi, karena kerjaan sudah mulai dikit...ga spaneng didepan komputer atau 'keluyuran' terus dari desa-ke desa :D
Selain edit-edit blog sendiri, beberapa kali jalan-jalan ke blog lain...
Ternyata, banyak yang sama.. ;))
Pada lamaaaa...ga di update.
Bosankah??
Ataukah karena sudah ada 'tetangga' yang lebih menarik??
Thursday, September 16, 2010
Monday, September 13, 2010
Tuesday, May 04, 2010
Jangan mengeluh....
Sore ini saya menelpon sebuah lembaga Management, menanyakan mengenai hasil final test saya...
Sedikit becanda saya menyampaikan ke Pak Satpam lembaga yang sekaligus penerima telpon jika sudah diluar jam kerja, begini...
Saya : "Kapan to Pak... pengumumannya...lama banget deh"
Petugas : "ya ditunggu aja Mbak..."
Saya : "Uhmm,,, ini kan dah lewat sebulan Pak"
dengan sabar & ramah petugas tetap menjawab walaupun saya agak sedikit kesal juga, karena jawaban Petugas tidak banyak membantu saya.
Saya : "Ya sudah, kalau begitu ya Pak,,,"
Petugas : "Mbak kan sedang menunggu rejeki, kalo ngeluh...rejekinya bisa pindah lo mbak..."
Saya : "Hehe...iya Pak, terimakasih banyak sudah diingatkan"
Glegkh....
"nasihat, bisa datang dari siapa saja. Terimakasih ya Pak..."
Sedikit becanda saya menyampaikan ke Pak Satpam lembaga yang sekaligus penerima telpon jika sudah diluar jam kerja, begini...
Saya : "Kapan to Pak... pengumumannya...lama banget deh"
Petugas : "ya ditunggu aja Mbak..."
Saya : "Uhmm,,, ini kan dah lewat sebulan Pak"
dengan sabar & ramah petugas tetap menjawab walaupun saya agak sedikit kesal juga, karena jawaban Petugas tidak banyak membantu saya.
Saya : "Ya sudah, kalau begitu ya Pak,,,"
Petugas : "Mbak kan sedang menunggu rejeki, kalo ngeluh...rejekinya bisa pindah lo mbak..."
Saya : "Hehe...iya Pak, terimakasih banyak sudah diingatkan"
Glegkh....
"nasihat, bisa datang dari siapa saja. Terimakasih ya Pak..."
Sunday, March 21, 2010
ketika mencari pengalaman berubah menjadi kebutuhan
Usai kuliah, keinginan utama adalah sesegera mungkin mendapatkan pekerjaan.
Biasanya, apapun yang penting kerja
Pada saat wawancara pekerjaan, biasanya ditanya "apa tujuan Anda bekerja" dan dengan diplomatis biasanya akan kita jawab "mencari pengalaman".
Setelah sekian tahun kita bekerja, sampai pada akhirnya merasa bosan bekerja karena 'statusnya itu-itu saja, pangkat tidak naik-naik, gaji segitu-gitu aja sementara kebutuhan semakin bertambah', keuangan sdh lepas dari orang tua, mbantuin biaya sekolah adik-adik dll yang intinya gaji yg diterima sudah punya postingan sendiri-sendiri, kadang sisa sedikit, kadang mepet, kadang parahnya sampai saldo minus, untuk biaya hidup saja masih kurang, tidak tahu jelas habis dimana.
Kalau sudah demikian, pastinya pekerjaan yg semula didapat sekedar untuk mencari pengalaman sekarang berubah menjadi kebutuhan, semacam tuntutan malahan.
Karena 'kejenuhan' yg disebabkan oleh hal-hal diatas, kadang ada sebagian yg terpikir untuk mencari usaha tambahan. Karena kesibukan mencari usaha tambahan terkadang pekerjaan utama malahan tidak fokus.
Kerja jadi malas-malasan, prestasi menurun, tibalah saatnya , tidak disangka-sangka 'PHK' menimpa.
Kalau sudah begitu, bagaimana kebutuhan dan tuntutan hidup itu dapat dipenuhi?
So... Love your work :)
Biasanya, apapun yang penting kerja
Pada saat wawancara pekerjaan, biasanya ditanya "apa tujuan Anda bekerja" dan dengan diplomatis biasanya akan kita jawab "mencari pengalaman".
Setelah sekian tahun kita bekerja, sampai pada akhirnya merasa bosan bekerja karena 'statusnya itu-itu saja, pangkat tidak naik-naik, gaji segitu-gitu aja sementara kebutuhan semakin bertambah', keuangan sdh lepas dari orang tua, mbantuin biaya sekolah adik-adik dll yang intinya gaji yg diterima sudah punya postingan sendiri-sendiri, kadang sisa sedikit, kadang mepet, kadang parahnya sampai saldo minus, untuk biaya hidup saja masih kurang, tidak tahu jelas habis dimana.
Kalau sudah demikian, pastinya pekerjaan yg semula didapat sekedar untuk mencari pengalaman sekarang berubah menjadi kebutuhan, semacam tuntutan malahan.
Karena 'kejenuhan' yg disebabkan oleh hal-hal diatas, kadang ada sebagian yg terpikir untuk mencari usaha tambahan. Karena kesibukan mencari usaha tambahan terkadang pekerjaan utama malahan tidak fokus.
Kerja jadi malas-malasan, prestasi menurun, tibalah saatnya , tidak disangka-sangka 'PHK' menimpa.
Kalau sudah begitu, bagaimana kebutuhan dan tuntutan hidup itu dapat dipenuhi?
So... Love your work :)
Friday, December 11, 2009
Love your work
CINTAILAH PEKERJAAN ANDA
Kalau engkau tidak menyukai pekerjaanmu
Engkau akan membutuhkan tenaga tiga kali lipat
Untuk memaksa dirimu bekerja
Untuk melawan dorongan itu,
Dan akhirnya untuk bekerja
Kalau engkau mencintai pekerjaanmu
Keinginanmu untuk mengerjakannya
Akan seperti angin yang mendorong kapalmu
Dengan bahan bakar yang jauh lebih sedikit.
Kalau engkau menyukai pekerjaanmu
Engkau sebenarnya tidak bekerja lagi
Karena pekerjaan apabila disukai
Bukan lagi pekerjaan melainkian kenikmatan.
Kalau engkau menikmati pekerjaanmu
Engkau akan bekerja
Dan bekerja tanpa menghitung jam
Dan engkau akan menuai dan menikmati hasilnya juga.
( H.L. Neri )
Kalau engkau tidak menyukai pekerjaanmu
Engkau akan membutuhkan tenaga tiga kali lipat
Untuk memaksa dirimu bekerja
Untuk melawan dorongan itu,
Dan akhirnya untuk bekerja
Kalau engkau mencintai pekerjaanmu
Keinginanmu untuk mengerjakannya
Akan seperti angin yang mendorong kapalmu
Dengan bahan bakar yang jauh lebih sedikit.
Kalau engkau menyukai pekerjaanmu
Engkau sebenarnya tidak bekerja lagi
Karena pekerjaan apabila disukai
Bukan lagi pekerjaan melainkian kenikmatan.
Kalau engkau menikmati pekerjaanmu
Engkau akan bekerja
Dan bekerja tanpa menghitung jam
Dan engkau akan menuai dan menikmati hasilnya juga.
( H.L. Neri )
Subscribe to:
Posts (Atom)