Sunday, March 21, 2010

ketika mencari pengalaman berubah menjadi kebutuhan

Usai kuliah, keinginan utama adalah sesegera mungkin mendapatkan pekerjaan.
Biasanya, apapun yang penting kerja
Pada saat wawancara pekerjaan, biasanya ditanya "apa tujuan Anda bekerja" dan dengan diplomatis biasanya akan kita jawab "mencari pengalaman".

Setelah sekian tahun kita bekerja, sampai pada akhirnya merasa bosan bekerja karena 'statusnya itu-itu saja, pangkat tidak naik-naik, gaji segitu-gitu aja sementara kebutuhan semakin bertambah', keuangan sdh lepas dari orang tua, mbantuin biaya sekolah adik-adik dll yang intinya gaji yg diterima sudah punya postingan sendiri-sendiri, kadang sisa sedikit, kadang mepet, kadang parahnya sampai saldo minus, untuk biaya hidup saja masih kurang, tidak tahu jelas habis dimana.
Kalau sudah demikian, pastinya pekerjaan yg semula didapat sekedar untuk mencari pengalaman sekarang berubah menjadi kebutuhan, semacam tuntutan malahan.
Karena 'kejenuhan' yg disebabkan oleh hal-hal diatas, kadang ada sebagian yg terpikir untuk mencari usaha tambahan. Karena kesibukan mencari usaha tambahan terkadang pekerjaan utama malahan tidak fokus.
Kerja jadi malas-malasan, prestasi menurun, tibalah saatnya , tidak disangka-sangka 'PHK' menimpa.
Kalau sudah begitu, bagaimana kebutuhan dan tuntutan hidup itu dapat dipenuhi?
So... Love your work :)