Friday, December 11, 2009

Love your work

CINTAILAH PEKERJAAN ANDA

Kalau engkau tidak menyukai pekerjaanmu
Engkau akan membutuhkan tenaga tiga kali lipat
Untuk memaksa dirimu bekerja
Untuk melawan dorongan itu,
Dan akhirnya untuk bekerja

Kalau engkau mencintai pekerjaanmu
Keinginanmu untuk mengerjakannya
Akan seperti angin yang mendorong kapalmu
Dengan bahan bakar yang jauh lebih sedikit.

Kalau engkau menyukai pekerjaanmu
Engkau sebenarnya tidak bekerja lagi
Karena pekerjaan apabila disukai
Bukan lagi pekerjaan melainkian kenikmatan.

Kalau engkau menikmati pekerjaanmu
Engkau akan bekerja
Dan bekerja tanpa menghitung jam
Dan engkau akan menuai dan menikmati hasilnya juga.

( H.L. Neri )

Wednesday, September 23, 2009

Bledug Kuwu

Perjalanan dari Cepu waktu itu rasanya cuapeeekkk banget, dari Semarang berangkatnya masih subuh-subuh lagi... Semua untuk menepati janji ketemuan jam 9 dengan pemilik ruko - ruko yang akan dijadikan sebagai kandidat kantor reps, dan untuk menghindari macet karena sedang ada perbaikan jalan di Purwodadi.
Pulangnya sengaja lewat Kuwu, jadinya jalan - jalan sambil istirahat ;p ( di SITAC, kerja sambil jalan-jalan =D)

Subhanallah ya.... ada bledug yang umurnya sudah ratusan taun...

Foto diambil dengan kamera P1i, saat musim kemarau.
Keadaan tanah disekitar retak - retak, bekas geseran lumpur yang terkena panas.


Foto diambil dengan kamera P1i sekitar pukul 17:00 wib.
Sewaktu saya menginjak tanah tidak terlalu dekat dengan bledug, amblasnya dalam ternyata ;p

Bledug Kuwu adalah sebuah kawah lumpur yang terletak di Desa Kuwu, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan, Propinsi Jawa Tengah. Tempat ini dapat ditempuh kurang lebih 28 km ke arah timur dari kota Purwodadi. Bledug Kuwu merupakan salah satu obyek wisata andalan di daerah ini, selain sumber api abadi Mrapen, dan Waduk Kedungombo. Obyek yang menarik dari bledug ini adalah letupan-letupan lumpur yang mengandung garam dan berlangsung terus-menerus secara berkala, antara 2 dan 3 menit.
Secara geologi, kawah lumpur Kuwu, sebagaimana kawah lumpur lainnya, adalah aktivitas pelepasan gas dari dalam teras bumi. Gas ini biasanya adalah metana. Kuwu adalah satu-satunya yang berlokasi di Jawa Tengah. Letupan-letupan lumpur yang terjadi biasanya membawa pula larutan kaya mineral dari bagian bawah lumpur ke atas. Banjir lumpur panas Sidoarjo juga diakibatkan oleh kawah lumpur, meskipun untuk yang terakhir ini tingkat aktivitasnya lebih tinggi.
Lumpur dari kawah ini airnya mengandung garam, oleh masyarakat setempat dimanfaatkan untuk dipakai sebagai bahan pembuat garam bleng (IPA: /bləng/) secara tradisional. Caranya adalah dengan menampung air dari bledug itu ke dalam glagah (batang bambu yang dibelah menjadi dua), lalu dikeringkan.
Menurut cerita turun temurun yang beredar di kalangan masyarakat setempat, Bledug Kuwu terjadi karena adanya lubang yang menghubungkan tempat itu dengan Laut Selatan (Samudera Hindia). Konon lubang itu adalah jalan pulang Joko Linglung dari Laut Selatan menuju kerajaan Medang Kamulan setelah mengalahkan Prabu Dewata Cengkar yang telah berubah menjadi buaya putih di Laut Selatan. Joko Linglung konon bisa membuat lubang tersebut karena dia bisa menjelma menjadi ular naga yang merupakan syarat agar dia diakui sebagai anaknya Aji Saka.

( Sumber tulisan : wikipedia )

Satu lagi.... "penguasa Solo" hijrah ke JBRO


"Beneran niy... mau pindah?! "
Tanyaku tak yakin ke Ayu, untuk meyakinkan sekali lagi kalau kata-kata yang aku dengar barusan tidak salah.
"Iya... bener".

Barangkali itu penggalan kata terakhir, sewaktu mengetahui kalau Ayu memang akan pindah ke regional JBRO - meninggalkan SITAC CJDRO yang sudah 2 tahun 2 bulan dilaluinya.
Akhirnya... as a friend... saya hanya bisa berucap " Selamat jalan, Selamat bertugas ditempat yang baru, Selamat menghadapi tantangan baru.... dan Selamat berkarya ditempat yang baru".

Ini foto - foto sewaktu di bandara....

Ki-ka : Ayu, Ari, Farah, Maya.

Kangen jalan- jalan lagi, hik's...














Naik kapal ke pantai Anyer...











Bareng Maya di Gondola




















Samping kolam renang Millenium Hotel


Memanfaatkan buah sisa lebaran

Lebaran.... identiknya dengan opor ayam, ketupat, kue kering.... kue basah... es sirop sama buah-buahan yang dihidangkan sebagai pelengkap hidangan.
Seperti lebaran taun ini, keluarga Bu De membuat soto ayam, ketupat + tak ketinggalan opor...
Bu Lik mbikin pecel + ketupat... sama menghidangkan Semangka Kuning yang.... cihuy....segarna...
Irma n sepupu mbikin kue kering, brownies... ayam bakar... tak lupa ketupat!
Sementara, dirumah mbikinnya hmmm.... Es Campur... Pisang Keju + Ceres... Ayam goreng - Ketupat, kue kering dan buah-buahan; Apel, mentimun, nanas, semangka, Melon, Anggur.

Mbikinnya gak tanggung-tanggung. Jam 3 pagi bow... abis takbir keliling jam 12an tidur dulu, baru deh mbikin hidangan untuk lebaran.
Sampai hari H'nya... ternyata... jarak tempat Shalat Ied yang hampir 2km jalan kaki dari rumah, tak ayal lagi... mampir dari satu rumah kerumah berikut - diurut baru kerumah sendiri. Dari mampir ke rumah-rumah, icip-icip deh....sampai akhirnya, kekenyangan, makanan dirumahpun sebatas icip-icip juga.

Sore'nya, karena masih inget beli buah-buahannya dipasar sambil desak-desakan, sayang kalo buah-buahan sisa dibiarin begitu saja, disimpan dikulkas juga kulkasnya masih penuh, akhirnya ada ide nih untuk mbikin Salad.
Ini dia resep salad ala Ari ;p :
  • Semangka, potong bentuk dadu;
  • Melon, potong bentuk dadu;
  • Nanas, dikupas, potong bentuk dadu, rendam sebentar pakai air garam;
  • Apel juga dipotong dadu, rendam sebentar pakai air garam;
  • Anggur, potong belah 2, singkirkan bijinya;
  • Daun selada, secukupnya
  • Keju, diparut
Untuk Saus :
  • mayones
  • susu kental manis
  • 1 bh jeruk nipis, ambil airnya
  • ½ sdt garam
Campur semua bahan Saus, lalu aduk rata.

Penyajiannya : Susun daun selada pada bagian bawah, campurkan buah-buahan yang sudah dipotong - potong ke atasnya lalu siram dengan saus dan taburi dengan keju parut.

Salad siap disajikan ( lebih enak dalam keadaan dingin - sedang )

Selamat mencoba.



Tuesday, August 04, 2009

Lebih mantab's dengan sarapan

Akhir-akhir ini, saya lagi rutin sarapan pagi. Biasanya saya sempatkan untuk sarapan sebelum memulai pekerjaan, lebih-lebih kalau keluar kota. Rasanya sarapan hukumnya sudah wajib, fardlu 'ain =D.
Namanya juga sarapan, pastinya dipagi hari... antara jam 06.00 - 10.00.
Dan yang menjadi warung langganan saya adalah warung dekat kost, saya biasa nyebutnya warung idjo (karena catnya hijau)
Selain masakannya enak, juga bersih dan tempatnya juga nyaman.
Cukup pakai lauk sama sayur dengan nasi separoh dari porsi biasa, dijamin sampai siang badan tetap terasa seger, mikirnya juga tenang, pokoknya dengan sarapan siap beraktifitas seharian.Gak ngaruh kalau pagi makan roti tanpa sarapan dengan nasi. Intinya, harus pakai nasi =D.


Sunday, July 26, 2009

Menghadapi wawancara kerja

Sebenarnya saya pernah menghadapi ini sebelumnya. Tapi sudah lamaaa sekali, tepatnya sewaktu wawancara di Indosat, tahun 2005 (brarti dah 4 taun yang lalu). Untuk wawancara kali ini, saya benar-benar merasa biasa saja, tidak grogi, malahan mengantuk menunggu antrian. Bayangin aja, satu orang diwawancarai selama 45 menit. Saya dapat no.urut 6. Bisa ditinggal-tinggal nih. Untungnya disini ada HP, selalu menemani, jadi ga mati gaya gitu. Sambil nunggu antrian, bisa chatting, facebookan, ngeblog, baca-baca email. Gak kerasa batrenya tinggal 50% lagi. Tapi masih belum dipanggil juga ya? Hm, lanjutin googling aja deh. Nyari info seputar usaha yang lagi moncer. So' buat siap-siap, kalau emang belum rejekinya kerja disini ya, bertahan dulu ditempat yang lama, sambil nyari-nyari peluang buat usaha, semacam wiraswasta gity. Siap ga yah??!! (just wait)

Wednesday, June 24, 2009

Masker pelembab untuk kaki


Foot Rescue Mask for dry & tired feet
( kode : 13162)

Buat yang punya masalah seputar kulit kaki yang Kering, Kasar dan Kulit Tebal??!!

Foot Rescue Mask for dry & tired feet ( kode : 13162), bisa jadi solusinya. Kandungan bahannya yang merupakan perpaduan dari Peppermint, Shea Butter & penthanol berfungsi untuk melembabkan secara intensif dan menyejukkan untuk kulit kaki yang kering dan kasar.

kandungan aktifnya yang berdosis tinggi bekerja di sepanjang malam bisa melembabkan kaki paling kering sekalipun. Peppermint oilnya menyejukkan dan menyegarkan.
Harga normal : Rp 79.000,-
Diskon bulan ini menjadi : Rp 59.000,-

Buruan pesan ya... sebelum kehabisan :)


Eyeliner yang praktis dibawa kemana-mana


Lagi bingung nyari-nyari eyeliner yang gak bikin belepotan saat makenya?
Gak nyerut-nyerut yang malahan bikin patah, bujel n gak jelas aplikasi warnanya?

Mungkin, eyeliner stylo ini bisa jadi referensi buat yang lagi bingung n pusing nyari-nyari eyeliner.
Selain bentuknya yang seperti spidol, ujungnya meruncing (bisa diatur saat menggaris tebal-tipisnya, cepat kering, tidak mudah luntur & yang pasti tidak membuat belepotan).


Harga normal Rp 79.000,-
Dengan belanja Rp 100.000,- dikatalog, mendapatkan harga khusus Rp 47.500,- khusus untuk bulan ini.
Pemesanan dapat melalui : sms/email : ke 081575004141 / arinday2006@yahoo.com

BURUAN ya... sebelum kehabisan!!




Saturday, March 21, 2009

Sitac itu....


Mulanya saya kerja diSitac, rasanya stress berat...
Setelah waktu berjalan... alhamdulillah lama-lama lumayan bisa cepat menyesuaikan.
Awal saya kerja disini, saya juga tidak tahu Sitac itu apa, kerjaannya ngapain dan apa aja yang diurusin.
Banyak temen saya yang nanya, Sitac itu apa'an sih?
Jangankan teman jauh, atau yang baru kenal, orang dalam satu perusahaan sendiri ada yang baru tahu Sitac setelah tiga tahun kerja...:D

1. Sitac itu kepanjangannya Site Acquisition & litigation
2. lebih singkatnya, Sitac berhubungan dengan tower.
3. Mengurus perpanjangan sewa lahan untuk tower, monopole, pole dsj atau gedung yang dipakai untuk kantor
4. Mencari lahan/survey bareng Teknikal untuk lokasi tower/monopole/pole dsj, juga lahan/gedung untuk kantor
5. Negosiasi sewa lahan
6. Rapat warga
7. Sosialisasi ke warga
8. mengurus segala perijinan dari warga, RT, RW, Desa, camat, Kab dan isntansi2 yang berkepentingan
9. Membuat kontrak perjanjian
10.Urusan administrasi : membuat APF, OA, Kwitansi, Infoice, BAST dan surat-surat lain

Pertama pindah bagian, saya kaget dan harus segera menyesuaikan cepat dengan ritme kerja yang banyak beda 180 derajat dg sewaktu saya di backoffice dulu, waktu kerja yang tidak menentu, tak jarang berangkat setelah subuh dan pulang menjelang pagi. Di Sitac, jadi kenal banyak orang, pejabat2, aturan2 daerah setempat, banyak jalan-jalannya karena hampir tiap hari keluar kota, mengenal macam-macam karakter orang dll.
Buat yang tidak suka kerja lapangan, tidak suka tantangan, waktu dan lokasi kerja yang tidak menentu, bisa jadi stress karena mungkin dua atau tiga masalah warga belum selesai, tidak bisa menunggu masalah lain yang mungkin harus diselesaikan waktu itu juga.




Thursday, March 19, 2009

Dikira Caleg

Kampanye Parpol sudah dimulai...
Sepanjang jalan dari Semarang menuju Kudus sudah terlihat kesibukan simpatisan parpol dijalan raya, mulai dari membagi-bagikan brosur, memasang spanduk, bendera juga kampanye :D
DiKudus, ada tiga tempat yang akan saya datangi untuk survey lokasi baru, sosialisasi dengan warga dan nego perpanjangan sewa lahan.
Ada kejadian yang membuat saya-kalau keingetan-pengen ketawa-tawa sendiri.
Begini ceritanya, siang hari itu saya mau ketempat terakhir untuk negosiasi harga perpanjangan sewa lahan BTS. Lokasinya agak terpencil memang, jauh dari kota.
Setelah janjian sebelumnya dengan pemilik lahan, kita ketemu dirumah putra pemilik lahan yang area padat penduduk.
Setelah agak lama didalam rumah, saya merasa lama-lama tidak nyaman, karena diluaran sana beberapa kali rumah diintip sama warga, dan parahnya, didepan teras ditunggui sama anak-anak kecil.
Saya nanya ke pemilik lahan, ada apa gerangan? apa ada masalah dengan kedatangan kami?
Ternyata-eh ternyata, saya dikira caleg partai yang mau bagi-bagi kaos atau merchandise. Sepanjang jalan gang sewaktu pulang juga masih terlihat warga dan anak-anak yang melambaikan tangan ke arah mobil yang saya tumpangi :D




Thursday, February 05, 2009

Antara mencoba dan berhasil

Kemarin pagi saya mendapati kata-kata bagus yang masuk melalui sms ke HP saya :
"Tugas kita bukanlah untuk berhasil.
Tugas kita adalah untuk mencoba ;
Karena didalam mencoba itulah kita menemukan dan belajar membangun kesempatan untuk berhasil"
Masih hangat sekali di perasaan dan pikiran saya, minggu-minggu pertama saya masuk ke bagian Sitac. Stresssss...
Ngegas!! istilahnya.
Begitu masuk, saya langsung disuguhi setumpuk dokumen untuk perpanjangan kontrak sewa lahan BTS, MBTS, kompensasi warga dan surat-surat / proposal yang sudah mepet sekali dengan deadline. Tanpa training, tapi langsung learning by doing.
Hari pertama saya gelagapan. Saya harus mencari lahan untuk relokasi site yang dismantle. Selama diperjalanan, dipikiran saya hanya bagaimana saya memulai memperkenalkan diri, negosiasi dan deal.
Saya was-was betul kalau dihari pertama ini saya gagal. Tapi saya memantapkan hati saya sambil berkata, saya harus mencoba!!
Rupanya kegugupan saya terbaca oleh pemilik lahan.
"Mbak disini baru ya..."
Saya katakan dengan jujur, "Iya..."
Walaupun dihari pertama saya tidak bisa menyelesaikan satu tugas dengan tuntas, paling tidak dalam dua minggu masalah tersebut sudah bisa saya selesaikan dengan berbagai perasaan, pontang-panting, deg-degan.
Satu bulan kurang, saya sudah turun ke lapangan untuk menghadapi berbagai persoalan sendiri, untuk case tertentu saya masih harus minta bantuan untuk ditemani.
Sebelum saya memulai bekerja, disamping berdoa saya sempatkan untuk mengingat kata-kata tersebut.
Tak terasa tumpukan dokumen itu sudah berkurang...sedikit demi sedikit. Sebaliknya lembaran kosong agenda saya mendekati habis.





Monday, January 05, 2009

Ikhlas dan sabar


Senin kemarin saya pergi ke salah satu instansi untuk mengurus bukti pembayaran dan beberapa dokumen yang hilang, sebelum kesana saya sudah menghubungi via telephon pic instansi tersebut tetapi tidak diangkat, saya coba lagi tetapi masih tidak diangkat, lalu saya tinggalkan pesan via sms yang intinya saya akan datang satu jam lagi sesuai kesepakatan sebelumnya.
Sesampai di instansi tersebut, saya urungkan niat saya untuk langsung pada tujuannya; mengurus bukti pembayaran dan dokumen yang hilang. Saya tidak berani menatap beliau, raut mukanya tampak merah tanpa senyum seperti menahan marah atau mungkin hanya karena terlalu kecape'an.
Benar saja, selang beberapa menit kemudian, salah satu rekannya memanggil beliau dan sepertinya membicarakan masalah yang serius.
Cukup lama saya menunggu, tapi saya tidak bisa berbuat apa-apa kecuali hanya menunggu.
Setelah hampir satu jam, beliau menghampiri saya "Bagaimana mbak..." saya tidak langsung menjawab, saya menatap beliau sebentar memastikan apakah beliau memang sudah siap memberikan arahan untuk membantu saya/belum.
Setelah beliau berusaha menenangkan diri, saya lalu berniat memohon diri, karena sepertinya ini bukan waktu yang tepat untuk mengurus beberapa surat yang cukup menyita waktu kerja dan tidak bisa langsung selesai dalam tiga hari, padahal saya sangat membutuhkannya untuk digunakan besok.

Tapi, untuk berpamitan, agak sungkan juga "Maaf, Bapak sepertinya sedang dalam masalah...mungkin sebaiknya...." beliau lantas menjawab "Iya Mbak, besok jam 9 pagi mbak kesini lagi saja, hari ini saya masih banyak urusan".
Saya berusaha untuk tetap senyum dan menghela nafas...walaupun sebenarnya saya kecewa, soalnya untuk bertemu beliau lumayan tidak gampang.
"Semoga segera selesai masalahnya ya Pak..." berusaha ikhlas sambil menatap beliau sebentar, memastikan besok saya akan menemui beliau lagi. Tak disangka beliau lalu malah bercerita tentang masalah yang tengah dihadapi, walaupun agak kecewa, karena hari ini urusannya belum bisa kelar, tapi saya berusaha untuk mendengarkan dengan serius dan benar-benar ikhlas sesekali membaca astaghfirullah dalam hati untuk mengenyahkan kekecewaan saya. Tak terasa, beliau bercerita sudah 1 jam lebih lamanya, kalau tidak karena dipanggil temannya, mungkin beliau belum menghentikan ceritanya.
Sebelum beliau meninggalkan saya, beliau hanya berucap sambil tersenyum "terimakasih dan mohon maaf", saya melihat muka beliau sudah tidak seseram tadi lagi.
Lewat jam 11 malam, saya masih belum bisa memejamkan mata, memikirkan dokumen yang hilang itu.
Tiba-tiba telephon berbunyi, dari P Agus.
"Selamat malam Pak, bagaimana Pak...ada lagi persyaratan yang perlu saya tambahkan?"
Beliau hanya menjawab "Tadi saya sudah meminta tolong dengan pihak xxx untuk salinan bukti pembayaran dan dokumen Anda, besok pagi langsung bisa diambil ya mbak..."
Subhanallah, seperti disamber apa gitu...mendengar kata-kata barusan.
Mungkin inilah hikmah dari kesabaran, ketulusan dan keikhlasan dari hanya sekedar mendengarkan, walaupun sebenarnya hati kita sedang diliputi kekecewaan.
Alhamdulillah...




Thursday, January 01, 2009

Bersiap menghadapi Perubahan


Alhamdulillah...
Ditahun baru ini ada satu informasi yang mengejutkan buat saya.
Sama sekali tidak terpikir kalau saya akan pindah bagian efektif per 5 januari 2009 ini. Pekerjaan yang akan saya tangani hampir tidak ada sangkut pautnya dengan pekerjaan saya sebelumnya.
Tiga tahun tiga bulan sudah saya berada di divisi Finance-RA, suka duka mewarnai hari-hari selama saya disana. Ada satu hal menggelikan yang tidak mudah saya lupakan. Bulan agustus 2006, saya melakukan negosiasi pembayaran via telephon dengan salah satu pegawai Bank. Seperti biasanya terlebih dahulu saya memperkenalkan diri; nama dan instansi lalu saya menelephon PSTN bank tersebut dan diterima oleh operator. Setelah disambungkan dg nama dan bagian yg saya sebut, telephon diterima langsung oleh yang bersangkutan. Setelah saya sebutkan kembali nama dan bagian yang saya tuju dan dibenarkan oleh penerima telephon, lalu kami melakukan negosiasi pembayaran. Negosiasi berjalan hampir satu jam (dan ini menjadi negosiasi terpanjang saya dibagian ini), berjalan dengan tanpa alot. Setelah beberapa kali saya memastikan kembali tentang data beliau karena nego sepertinya agak janggal, diakhir kata beliau hanya berucap "Oalah...mbak, itu Bambang yang satunya. Memang nama saya juga Bambang dan disini panggilannya Bambang. Tapi mungkin Bambang yang Mbak maksud itu Pak Bambang yang panggilannya Aji, yo wis lah Mbak, ntar tak sampaikan ke beliau, kebetulan Beliaunya sedang meeting" Glegkh...
Saya ketap-ketip saja didepan monitor setelah telephon ditutup.
Hal yang tidak mengenakkan dan sempat membuat saya drop adalah sewaktu saya "ditantang" untuk membawa permasalahan yang tengah dihadapi dg customer ke pengadilan. Tapi...seiring waktu, saya lalu sepertinya kebal dimaki-maki, termasuk kebal juga "di rayu-rayu" customer hehe...
Sekarang, Surat Penempatan Kerja saya sudah keluar, dan Bismillah...
Saya akan memulai mempelajari hal-hal baru di fungsi Frontliner, untuk posisi Site Acquisition & Litigation.