Friday, March 28, 2008

Siapa menyusul?

Pertama saya melangkahkan kaki di "gedung putih", awalnya saya ragu, apa bisa nyambung ya... Kalau komunikasi dengan mereka yang sudah lebih duluan masuk?
Saya bersyukur, tidak lama kemudian, saya mendapatkan teman-teman yang
selalu ceria, selalu...saja ada cerita. Mulai cerita ringan tapi seru untuk dibahas sampai cerita serius tentang pekerjaan masing-masing, ataupun cerita lainnya yang tak jarang membuat debat sana-sini, dan cerita yang enggak-enggak :D, sangat menyenangkan.

Tiga tahun berjalan, satu persatu mulai meninggalkan
gedung putih (pake istilahnya Mbak Rato :D). M Danik (sekarang jadi upline-ku di Oriflame) pindah ke Daan mogot, M Enji... back to Jogja, M Yupi...hm kompetitor yah sekarang, hehe... M Rato di Magelang, tinggal saya dan M Pon2.
Masih aja pengen ketawa, pas kita lagi cerita seriusss banget di Biz resto. Mbak Pon2 dg wajah serius bilang kalau dia shock berat pas divonis suatu penyakit. Entah kenapa tiba2 aku nyeletuk kalau aku juga pernah shock ketika pertama kali divonis "gendhut...!" Duh... aku mbayangin muka2 mereka spontan menatapku gondhok seolah tertuduh. Iyah, bayangin aja, waktu itu beratku naik gak kira2, 12 kilo Mak!!
Siapa yang tidak shock??!!
Pakabar Mio yang saben pagi n sore ngantar kita berangkat n pulang kantor? Semoga mbak tidak lupa u teratur ganti oli n ngelap sebelum makai ya... Sejarah banget ya tuw motor, kadang berhari-hari kalo motorku lagi nginep di garasi, pasti Mio'mu yang nganterin aku juga kemana-mana. Diantara kita, Mbak Rato & boyfriend yang paling berani mengambil keputusan berumah tangga. Dhuh...wanita sholehah beneran niy...seperti yang biasa dirimu katakan kalau sudah mulai kumat ge-er nya :D. Dan kini, sungguh suatu keputusan yang indah, untuk lebih mementingkan rumah tangga dan mengikuti suami. Selamat ya...
Lama tak terdengar kabar, oh...ternyata...
Jodoh memang sudah ada yang mengatur ya...
Sempat shock juga pas denger2 dirimu mau nikah, but tidak dengan yang pernah dikenalin dulu?
Pas ke Jogja, aku ma M Yupi, sempat dibikin bingung juga. Nikahnya sama sapa? Kapan?
Biarpun setengah masih tidak percaya, insyaAllah, kami pasti datang ke resepsimu Mbak... Ditunggu aja ya...gank maksi dateng :p


Mbak, sampai sekarang aku masih teringat banget, waktu dapet kasus masalah hukum. ASLI! lemes banget, bingung, apa yang mau dilakuin. Yah, untung ada mbak yang sabar nungguin & nemenin jalan2 buat ngilangin stress. Padahal itu jam kantor ...xixixi, itu kenakalan yang entah keberapa kalinya kita lakukan ya... Kalo ingat, aku pasti senyum2 sendiri.
Kita sering bikin ribut yah... Teringat suaramu mbak, bayangin aja, tempat dudukku ma mbak yupi dari ujung-ke ujung, tapi gak jarang kalau M yupi memanggilku "hai... Ghendux...!!" geerrr... Seisi ruangan sepertinya tidak ada yang tidak mendengar. Duh...hehe, Piss ya mbak.
Trus, ehemm.. sepertinya dengan yang ituw..tuwh ;) dah cocok ... Kita tunggu berita gembiranya lho..
Btw, besok mau berangkat umroh ya...jangan lupa, pastikan international roamingnya dah aktiv :D.

Ini merupakan persahabatan yang indah buat saya, tak jarang kita ribut-ribut. Tapi biarpun kita sering ribut, ujung-ujungnya kangen juga haha...
Selamat berkarya ditempat yang berbeda dan selamat berbahagia.
Setelah Mbak Rato, nyusul Mba Enji, selanjutnya??? hmmm...wait & see

Wednesday, March 26, 2008

Sibuk…apa menyibukkan?

Kesibukan, bisa jadi adalah sebuah pilihan. Mana yang kita lakoni, betul-betul sibuk, atau karena menyibukkan diri dengan berbagai aktivitas?

Ngomong-omong soal sibuk, teringat sewaktu masih aktif kuliah dulu. Rasanya kok…waktu begitu cepat berlalu, tahu-tahu jumlah SKS sudah diambil semua, sedangkan menjelang detik2 “minta” lulus, skripsi nih…seolah lamaaaa banget, kok ya…tidak wisuda-wisuda? Padahal tahun depan DO lhoh..!! Duh…

Awal kuliah, rutinitasnya memang boleh dibilang padat’lah… Pagi sampai sore dikampus, malam ngumpul bareng teman-teman Fepala (Pencinta Alamnya anak Fakultas Ekonomi Undip), trus habis jam malamnya anak kost baru balik ke kost-kostan nggarap tugas ini-itu yang seringkali tidak selesai sampai midnight. Sabtu-minggu selalu saja ada acara, yang naik gunung-lah (kalo ini vaf.nya ke Ungaran bareng Santi or Uut, rapelling-lah, ke LSM or aktivitas just for fun aja yang penting kumpul.

Sewaktu aktiv di PA, aktivitas yang paling menantang dan saya gemari adalah susur goa. Ya…menyusuri lorong-lorong gelap bawah tanah. Saking interestnya dengan susur goa, pernah nih…sampai bela-belain ke Gunung kidul, hanya untuk susur goa (caving). Berangkat dari Semarang jam 5 sore, Saya, Ipung, Beben & Arif, menempuh perjalanan Semarang-Gunung Kidul naik Katana dengan santai, kebanyakan bercandanya selama perjalanan. Sampai lokasi sekitar pukul 22.00an. Beruntung, pooternya masih ingat betul dengan saya dari penyusuran beberapa bulan lalu, sehingga kami tidak mendapat kesulitan masalah perijinan. Setelah tenda didirikan dan istirahat cukup, jam 00.30an kami mulai menyusuri Goa selama lebih kurang lima jam pulang-pergi. Rasanya puasss banget... Mungkin itu pertama kali saya caving tengah malam :D. Sedang pengalaman caving yang paling mendebarkan adalah saat caving ke daerah Purwodadi. Ada sekitar tujuh goa yang saya n temen-temen masuki. Goa pertama yang kami masuki, berada dibawah permukaan tanah lebih dari 10m, lumpurnya setinggi dada, dan hampir-hampir terjebak ke ruangan goa yang berair deras (masih belum tahu sampai sekarang, apakah dekat sungai?), Di goa ketiga, saya dan teman saya terjebak ke ruangan yang dipenuhi kelelawar, untung pakai helm, biarpun pulangnya helm tidak berbentuk lagi. Goa terakhir yang akhirnya batal dilalui karena di mulut goanya persis sudah dikuasai anjing yang menurut warga terdekat baru melahirkan anak 3 semalam, kalau tidak salah namanya Goa Gajah, dari mulut goa memang sudah lebar tidak seperti beberapa goa lain yang pressed body.

Kalau ingat masa-masa itu jadi kangen rasanya. Hey teman-teman senasib di Pendas, Jojon, Ulet n utex2? How are u? Miss u to go here!.

Sekarang, untuk berkumpul lagi sepertinya susah ya... Sudah berpisah didaerah yang berbeda-beda dan dengan kesibukan masing-masing tentunya.

Kembali ke masalah Sibuk…apa menyibukkan??

Bulan-bulan sebelum sampai pada eksekusi lulus atau DO, sepertinya Skripsi memang wajib hukumnya untuk dibikin sibuk!. Ya…harus disibukkan untuk mencari data, dukungan teorinya, tehnik perhitungannya bagaimana dan olah datanya nanti seperti apa. Masalahnya sekarang sepulang kerja jam 17.30an badan sudah berasa pegel, rehat sejenak untuk berangkat kursus jam 18.15-20.30 (kursus ini wajib hukumnya, kalau tidak mau ketinggalan kereta, eh kalo tidak mau dibilang “stupid” oleh customer). Setelah itu, bla…!! Untuk mikir skripsi, sudah ngantuk dan pikiran udah hawanya minta yang santa-santai. Kalau begini terus, kapan selesai??.

Seperti ini-nih jadinya, kalo ditunda-tunda. Kenapa ya...dulu tidak diselesaikan saja secepatnya sebelum teori-teori dan materi yang didapat perlahan hilang dari ingatan? Belum lagi untuk menghadapi kompre...

Monday, March 24, 2008

Tips menjadi percaya diri dalam presentasi

Semoga ini berguna, buat temen2 kelas yang akan dapat jatah presentasi. O’ouwww.

Biasanya saat presentasi seringkali dihinggapi dengan hilangnya rasa percaya
diri. Penyebabnya bisa jadi karena ketakutan. Takut ditolak oleh audiens, takut blank,
dan takut tidak dapat menjawab pertanyaan audiens. Ciri-cirinya bisa berupa
tangan dingin, keringat dingin, jantung berdegup makin kencang dan bicara menjadi belibet. Ketakutan tidaklah sepenuhnya negatif, ketakutan bisa menjadi pemicu untuk menjadi
lebih baik, takut akan kegagalan akan menjadikan kesuksesan.

Jika anda ingin tahu bagaimana membangun kepercayaan diri dalam presentasi, perhatikan tips berikut :

1. Kuasai ruangan. Kalau saya biasanya dengan menatap seluruh isi ruangan sampai ke sudut-sudutnya sebelum presentasi maupun saat audiens sudah berdatangan.
2. Membagikan pengalaman kerja atau prestasi dari anda kepada audiens.
Mengapa ? karena hanya anda yang tahu detil hal ini.
3. Kontrol ketakutan anda ketika ia datang, dan jangan kuatir hanya
karena anda berfikir orang lain dapat berpresentasi lebih baik dari anda.
4. Yakinlah terhadap kebenaran informasi yang anda sampaikan dan
konfidenlah untuk membagikannya.
5. Jadilah diri anda sendiri, jangan meniru style dan cara presentasi
orang lain, sekalipun dia idola anda.
6. Kontrol intonasi dan ritme suara.
Atur tinggi-rendahnya, titik koma.
7. Sebaiknya hindari pernyataan meminta maaf pada saat presentasi. Baik
dari sisi konten yang anda bawakan maupun dari minimnya pengalaman anda pada
saat presentasi.
8. Gunakan pakaian yang nyaman dan menunjang presentasi anda.
9. Sesekali berkontak matalah dengan audiens, hal ini dapat mengurangi perasaan grogi

PT Astra International, Tbk

deadline : 18 April 2008
PT Astra International, Tbk
http://www.astra. co.id

PT Astra International Tbk (”Astra or Company”) was founded in 1957 as a general trading company based in Jakarta, Indonesia and was initially involved in agricultural trade. Astra is now one of the largest conglomeration business group in Indonesia.
1. Accounting Staff (ACC)
2. Legal Staff (Pro Hire)
3. MT - Human Resources

1. Accounting Staff (ACC)
(Jakarta Raya - Jakarta)

Responsibilities:

* You will be responsible for all accounting functions in the company, such as handling financial corporate consolidation report, cash flow management, taxation, or accounting systems and procedures.

Requirements:

* Candidate must possess at least a Bachelor’s Degree or Master’s Degree / Post Graduate Degree in Accountancy with min GPA 3.25.
* Actively involve in extracurricular activities.
* Applicants must be willing to work in Jakarta.
* Applicants should be Indonesian citizens or hold relevant residence status.
* Fresh graduates/Entry level applicants are encouraged to apply.
* Full-Time positions available.
* Mastering accounting principles is a must.

2. Legal Staff (Pro Hire)
(Jakarta Raya)

Responsibilities:

* Provide legal support/advice and assistance to corporate legal matters, including drafting contracts, review and managing other legal instruments.
* Coordinating, administering and monitoring as well as advisory supporting in every corporate action (review, draft, revise)
* Manage relationship with notary, legal advisor & other party related to legal aspect.
* Prepare corporate documents to BOD & BOC meeting including liaise with shareholder, especially annual or extraordinary shareholders meeting (RUPS)
* Doing regulation research related to corporate operation and updating through internal socialization within company.

Requirements:

* Bachelor / Master degree in Law
* At least 4 year(s) of working experience in a law firm or a legal advisory position in a dynamic corporate
* Good analytical thinking as well as administration and management skills
* Excellent command in English and exhibit high level of interpersonal and communication skills

3. MT - Human Resources
(Jakarta Raya)

Responsibilities:

* As a Human Resources Officer you will be responsible in the area of people evaluation, people development, Industrial Relation and HR system to optimize the organization’ s effectiveness.
* You will be prepared and trained to be our future leader in HR.

Requirements:

* Candidate must possess at least a Bachelor’s Degree or Master’s Degree / Post Graduate Degree in any field.
* Minimum GPA 3.25
* Applicants should be Indonesian citizens or hold relevant residence status.
* Fresh graduates/Entry level applicants are encouraged to apply.
* Actively involve in extracurricular activities
* You must have an excellent interpersonal skill.
* Have passion interacting with people and develop them.
Only online application will be processed

Please send your Application Letter and CV to:

ASTRA RECRUITMENT CENTER
PT Astra International Tbk
Jl.
Gaya Motor Raya No. 8 Sunter II
Jakarta Utara 14330
Kode: ARC - CIST
or
Email to: ati.kurniasari@ ai.astra. co.id

Penerimaan karyawan di Bank BTN Syariah


Barangkali ada yang membutuhkan,
Bank BTN Syariah membuka lowongan bagi tenaga-tenaga profesional muda dengan posisi :
  1. Account Officer (AO)
  2. Customer Service Officer (CSO)
  3. Administration Officer (ADM)
  4. Teller (TL)
untuk persyaratannya boleh lihat di http://www.btn. co.id/upload/ Image/Iklan% 20Syariah_ BTN%202008. jpg

Sunday, March 23, 2008

Rahasia Sukses

Pas ada acara Bookfair di Gedung Admiral akhir Pebruari lalu, ada dua buku yang tidak kesampaian aku beli, Da Vinci Code dan The Trump Way. Pas mau beli, oooww…diskon yang dikasih Cuma 10% hehe…kalah sedep ma yang diskonan mpe 40%.

Hm, ini synopsis buku The Trump Way: The Way To Success. Kali lain ada pameran buku lagi, kesampaian kebeli.

Judul : The Trump Way: The Way To Success. 33 Rahasia Sukses
Donald Trump dari Belitan Utang Menuju Imperium Bisnis Raksasa
Penulis : Donald J. Trump & Meredith McIver
Penerjemah : Syamsul Wardi
Penerbit : Daras Books
Cetakan : I, 2007
Tebal : 340 halaman

Donald Trump merupakan simbol mimpi Amerika, ikon keberhasilan dan
inspirasi bagi jutaan orang di seluruh dunia. Fakta bahwa dia
berhasil membangkitkan kembali kerajaan bisnisnya menjadi miliarder
setelah tenggelam dalam utang sebesar 9 miliar dolar AS membuat
kisah hidupnya semakin luar biasa. Trump mengenal dunia bisnis dari
segala perspekstif, dari segala sudut, atas maupun bawah, dari dalam
maupun luar.

Melalui buku ini, Trump memaparkan seluruh pandangan, kisah,
perspekstif, dan saran mengenai bagaimana mencapai sukses. Trump
menjadi mentor dengan berbagi kiat, taktik, strategi dan rahasianya
guna membantu mengembangkan bisnis.

Tiap bab memuat satu aturan dasar dalam berbisnis sekaligus memandu
menjadi pebisnis sukses. Buku ini merupakan kumpulan keyakinan Trump
mengenai bisnis dan kehidupan yang berisi pertanyaan-pertanya an yang
diajukan sekaligus jawabannya. Semua informasi yang terdapat dalam
buku ini akan membantu mencapai sukses lebih besar dan mencapai
tujuan dalam bisnis dan karir.

Banyak pelajaran yang dapat dipetik dari buku ini. Disajikan dengan
jelas dan terperinci sehingga buku ini dapat dijadikan sebagai salah
salah jalan untuk melesatkan bisnis anda jauh melampaui apa yang
diinginkan.
Dengan membaca buku ini kita dapat mengambil inspirasi
dari kesuksesan mereka.

Wednesday, March 12, 2008

Memories











ki-ka
Ini pec-sewaktu ada acara jalan santai 40th Indosat, yang tengah itu my best friend, paling kanan-foto2 saat melewati citywalk

Tuesday, March 11, 2008

PRINSIP 90/10

Oleh : STEPHEN COVEY

Bagaimana prinsip 90/10 itu ?

- 10% dari hidup anda terjadi karena apa yang langsung
anda alami.
- 90% dari hidup anda ditentukan dari cara anda
bereaksi.

Apa maksudnya ?
Anda tidak dapat mengendalikan 10% dari kondisi yang
terjadi pada diri anda.

Contohnya :
Anda tidak dapat menghindar dari kemacetan. Pesawat
terlambat datang dan hal ini akan membuang seluruh
schedule anda. Kemacetan telah menghambat seluruh
rencana anda. Anda tidak dapat mengontrol kondisi 10%
ini.
Tetapi beda dengan 90% lainnya. Anda dapat mengontrol
yang 90% ini.
Bagaimana caranya ? .... Dari cara reaksi anda !!
Anda tidak dapat mengontrol lampu merah, tetapi anda
dapat mengontrol reaksi anda.

Marilah kita lihat contoh dibawah ini :
Kondisi 1
Anda makan pagi dengan keluarga anda. Anak anda secara
tidak sengaja menyenggol cangkir kopi minuman anda
sehingga pakaian kerja anda tersiram kotor.
Anda tidak
dapat mengendalikan apa yang baru saja terjadi.
Reaksi anda :
Anda bentak anak anda karena telah menjatuhkan kopi ke
pakaian anda. Anak anda akhirnya menangis. Setelah
membentak, anda menoleh ke istri anda dan mengkritik
karena telah menaruh cangkir pada posisi terlalu
pinggir diujung meja.
Akhirnya terjadi pertengkaran mulut. Anda lari ke
kamar dan cepat-cepat ganti baju. Kembali ke ruang
makan, anak anda masih menangis sambil menghabiskan
makan paginya. Akhirnya anak anda ketinggalan bis.
Istri anda harus secepatnya pergi kerja. Anda
buru-buru ke mobil dan mengantar anak anda ke sekolah.
Karena anda telat, anda laju mobil dengan kecepatan 70
km/jam padahal batas kecepatan hanya boleh 60 km/jam.
Setelah terlambat 15 menit dan terpaksa mengeluarkan
kocek Rp 600.000,- karena melanggar lalu lintas,
akhirnya anda sampai di sekolah. Anak anda secepatnya
keluar dari mobil tanpa pamit.
Setelah tiba di kantor dimana anda telat 20 menit,
anda baru ingat kalau tas anda tertinggal di rumah.
Hari kerja anda dimulai dengan situasi buruk. Jika
diteruskan maka akan semakin buruk. Pikiran anda
terganggu karena kondisi di rumah.
Pada saat tiba di rumah, anda menjumpai beberapa
gangguan hubungan dengan istri dan anak anda.
Mengapa ? ... Karena cara anda bereaksi pada pagi
hari.
Mengapa anda mengalami hari yang buruk ?*
1. Apakah penyebabnya karena kejatuhan kopi ?
2. Apakah penyebabnya karena anak anda ?
3. Apakah penyebabnya karena polisi lalu lintas ?
4. Apakah anda penyebabnya ?
Jawabannya adalah No. 4 yaitu penyebabnya adalah anda
sendiri !!
Anda tidak dapat mengendalikan diri setelah apa yang
terjadi pada cangkir kopi. Cara anda bereaksi dalam 5
detik tersebut ternyata adalah penyebab hari buruk
anda.

Berikut adalah contoh yang sebaiknya atau seharusnya
anda sikapi.
Kondisi 2
Cairan kopi menyiram baju anda. Begitu anak anda akan
menangis, anda berkata lembut : "Tidak apa-apa sayang,
lain kali hati-hati ya." Anda ambil handuk kecil dan
lari ke kamar. Setelah mengganti pakaian dan mengambil
tas, secepatnya anda menuju jendela ruang depan dan
melihat anak anda sedang naik bis sambil melambaikan
tangan ke anda. Anda kemudian mengecup lembut pipi
istri anda dan mengatakan : "Sampai jumpa makan malam
nanti."
Anda datang ke kantor 5 menit lebih cepat dan dengan
muka cerah menegur staff anda.
Bos anda mengomentari
semangat dan kecerahan hari anda di kantor.
Apakah anda melihat perbedaan kedua kondisi tersebut ?

2 (dua) skenario berbeda, dimulai dengan kondisi yang
sama, diakhiri dengan
kondisi berbeda.

Mengapa ?
Ternyata penyebabnya adalah dari cara anda bereaksi !
Anda tidak dapat mengendalikan 10% dari yang sudah
terjadi. Tetapi yang 90% tergantung dari reaksi anda
sendiri.
Ini adalah cara untuk menerapkan prinsip 90/10. Jika
ada orang yang mengatakan hal buruk tentang anda,
jangan cepat terpancing. Biarkan serangan tersebut
mengalir seperti air di gelas. Anda jangan membiarkan
komentar buruk tersebut mempengaruhi anda.
Jika beraksi seadanya atau salah reaksi maka akan
menyebabkan anda: kehilangan teman, dipecat, stress
dan lain-lain yang merugikan.

Bagaimana reaksi anda jika mobil anda mengalami
kemacetan dan terlambat masuk kantor ?
Apakah anda
akan marah ? Memukul stir mobil ? Memaki-maki ? Apakah
tekanan darah anda akan naik cepat ?
Siapa yang peduli jika anda datang telat 10 detik ?
Kenapa anda biarkan kondisi tersebut merusak hari anda
?
Cobalah ingat prinsip 90/10 dan jangan khawatir,
masalah anda akan cepat terselesaikan.

Contoh lain :
- Anda dipecat.
Mengapa anda sampai tidak bisa tidur dan khawatir ?
Suatu waktu akan ada jalan keluar. Gunakan energi dan
waktu yang hilang karena kekhawatiran tersebut untuk
mencari pekerjaan yang lain.

- Pesawat terlambat.
Kondisi ini merusak seluruh schedule anda. Kenapa anda
marah-marah kepada petugas tiket di bandara ? Mereka
tidak dapat mengendalikan terhadap apa yang terjadi.
Kenapa harus stress ? Kondisi ini justru akan
memperburuk kondisi anda. Gunakan waktu anda untuk
mempelajari situasi, membaca buku yang anda bawa, atau
mengenali penumpang lain.

Sekarang anda sudah tahu prinsip 90/10. Gunakanlah
dalam aktivitas harian anda dan anda akan kagum atas
hasilnya. Tidak ada yang hilang dan hasilnya sangat
menakjubkan.

Sudah berjuta-juta orang menderita akibat stress,
masalah berat, cobaan hidup dan sakit hati yang
sebenarnya hal ini dapat diatasi jika kita mengerti
cara menggunakan prinsip 90/10.

NIKMATILAH HIDUP INI !!

Monday, March 10, 2008

Ketombe…

Siapa siy yang mau ketombean? Udah kepala gatal, rambut jadi bau, kotor lagi L
Akhir bulan kemarin adalah waktu yang sangat menjengkelkan. Bagaimana tidak? Sedikit-sedikit garuk kepala, sampai lecet-lecet. Saya masih bingung, sudah pake shampoo anti dandruff masih aja ketombeam. Puncaknya, hari minggu, 2 maret kemarin, rasanya sudah gak kuat lagi.
Akhirnya aku mencoba ke salon Viva, yang di Jl. Thamrin untuk creambath, siapa tahu, panas dikepala bisa berkurang, kepala jadi adem dan yang pasti, kepala & leher jadi enteng sehabis dipijat.
Pas creambath itu, mbak’nya nyaranin memakai jeruk nipis, dengan cara dipotong-potong terus oleskan ke kulit kepala yang berketombe.
Beneraaan. Alhamdulillah, sekarang saya sudah terbebas dari rambut yang berketombe.
Aktivitas jadi nyaman dan yang pasti, tidak ada garuk-garuk lagi

Tuesday, March 04, 2008

Celengan


Bang…bing…bung,

Yok kita nabung

Bagi kebanyakan orang, mungkin uang recehan seratus atau dua ratus, barangkali dianggap sepele, karena memang jumlahnya yang tak seberapa jika dibanding uang lembaran kertas sepuluh ribu, limapuluh ribu, bahkan seratus ribuan.

Tidak bagi saya, selain karena saya memang merasa berapapun kecilnya nominal uang itu, menurut saya itu tetap bernilai.

Pernah sewaktu saya masih duduk disemester-semester awal kuliah, saya masih melanjutkan kegemaran saya menabung, ya…menabung dengan uang recehan. Berapapun nominalnya, celengan saya siap menampung. Celengan yang menampung uang recehan saya, biasanya akan lebih aman ditempatnya, tidak gatal untuk segera membongkar, dan mengetahui berapa sudah jumlahnya dibandingkan jika menyimpan uang lembaran kertas yang nilainya lebih besar..

Entah dalam jangka waktu berapa lama tepatnya, dalam kondisi kepepet (sehabis saya kecopetan, tahun 2003an) saya teringat dengan celengan yang saya taruh dibawah ranjang tidur. Tempatnya yang berbentuk seperti drum, terbuat dari plastik berwarna coklat muda dan berdebu memang sangat tidak menarik. Kalau tidak salah waktu itu, harganya seribu limaratusan perak.

Tapi siapa sangka, ternyata dari celengan yang sudah jelek itu, saya dibantu teman saya untuk menghitung selama satu jam, saya mendapati jumlahnya sudah tujuh ratus ribuan. Wow… itu betul-betul membuat saya girang. Bagaimana tidak??! Setelah kecopetan itu, saya tidak punya uang sepeserpun.

Sampai saat ini, saya tidak bosan untuk meanampung recehan di drum yang sudah saya beli dan mulai isi bulan agustus 2007. Sudah berapakah kira-kira isinya? Wah saya tidak berani mengankatnya sampai saya merasa, drum sudah terasa tidak muat menampungnya lagi.

Helm

“Jangan lupa bawa helm, ya jeng…”

“Lhoh!! Kan Cuma kekampus tok, mbak!!...ngapain pake helm”.

Perdebatan itu sering kali terjadi antara saya dengan teman kost saya, entah saat mau keluar beli makan, kekampus atau sekedar ke indomaret yang jaraknya tidak ada dua ratus meter dan tidak melintasi jalan raya pula. Yah…jauh-dekat pake helm! (titik!).

Itu sudah tertanam kuat dalam kepala saya. Buat orang lain yang belum pernah merasakan bagaimana rasanya kepala tepat menyentuh ban mobil pada saat yang tidak diinginkan, itu memang tidak akan membawa pengaruh apa-apa. Tidak bagi saya!

Hal yang mungkin tidak akan pernah terlupakan, atau bisa jadi seumur hidup saya, adalah sewaktu mengendarai motor didaerah Pasar Gumiwang, Banjarnegara. Saya sering mengendarai motor dengan kecepatan 90km/jam. Lumayan cepat memang (makanya Bapak saya tidak pernah lupa untuk mengulang kata-kata “temenan lho!!…numpak motor aja banter-banter” (beneran loh!!… Naik motor jangan kencang-kencang)) sampai tiga kali dengan mimik yang lebih serius dari sekedar mengingatkan keponakan saya yang masih kecil yang mencuri-curi kesempatan untuk bisa memanjat pohon rambutan disamping rumah. Gara-gara saya mengendarai motor dengan cukup kencang dibelakang bus, dimana tahu-tahu bus berhenti mendadak untuk menaikkan penumpang, saya sontak mengerem tangan dan kaki, yang saya masih bisa dengar adalah suara “ciiiiitt….”dan gubrak!!! Ternyata adalah dari motor saya sendiri. Entah apa perasaan saya waktu itu, yang bikin saya shock posisi saya sudah tertelungkup mencium aspal dibawah bamper mobil.

Kejadian itu sempat membuat heboh pasar, sampai saya menutup muka tak berani melihat berapa banyak orang yang mengerumuni saya waktu itu. Saya tidak henti-hentinya mengucap syukur, karena saya masih terselamatkan. Saya sunggguh-sungguh tidak bisa membayangkan apa jadinya, jika kepala saya benar-benar terinjak ban mobil karena helm yang saya pakai tidak memenuhi standar keamanan.

Alhamdulillah…kepala saya masih utuh