Friday, December 30, 2016
Menggunakan utang...
Monday, December 26, 2016
Semangat jelang siang
Wednesday, December 21, 2016
Kreasi Lego Atha
Saturday, December 17, 2016
Berpikir adalah pekerjaan yang Keras
Tuesday, October 18, 2016
Monday, October 17, 2016
Thursday, October 13, 2016
Sunday, October 09, 2016
Menang tapi kalah....
ππΏππ¦π πΏππΏ
MENANG... TAPI KALAH .. :
π Cerita ini cocok untuk peringatan kita semuanya..
π Kalau berselisih dengan pelanggan...
walaupun kita menang...
Pelanggan tetap akan lari...
π Kalau berselisih dengan rekan sekerja..
Walaupun kita menang...
Tiada lagi semangat bekerja dalam tim...
π Kalau kita berselisih dengan boss...
Walaupun kita menang...
Tiada lagi masa depan di tempat itu...
π Kalau kita berselisih dengan keluarga...
Walaupun kita menang...
Hubungan kekeluargaan akan renggang...
π Kalau berselisih dengan teman...
Walaupun kita menang...
Yang pasti kita akan kekurangan teman...
π Kalau berselisih dengan pasangan...
Walaupun kita menang...
Perasaan sayang pasti akan berkurang...
π Kalau kita berselisih dengan siapapun...
Walaupun kita menang...
Kita tetap kalah...
Yang menang, hanya ego diri sendiri...
Yang tinggi dan naik adalah emosi...
Yang jatuh adalah citra dan jati diri kita...
Tidak ada artinya kita menang dalam perselisihan...
π Apabila menerima teguran, tidak usah terus melenting atau berkelit, bersyukurlah, masih ada yang mau menegur kesalahan kita...
Berarti masih ada orang yang memperhatikan kita...
π Jaga selalu kekompakan dalam kebersamaan...
Jaga lisan, perbuatan dan tulisan agar tidak ada hati yang tersakiti.
π Semoga kita semua selalu dapat menjaga Ego dan Emosi dan selalu menjadi manusia yang pandai bersyukur... π
Sunday, October 02, 2016
Bermain playdoh bersama sahabat
Mengabadikan moment saat bermain playdoh bersama sahabat Atha, Gabriel, Raffi, Qiqi
Berkreasi dengan playdoh dan imajinasi masing-masing
Semoga selalu menjadi sahabat selamanya
Friday, September 30, 2016
Lantai licin
Tahun ini... Kemarau sepertinya 'terlewati'. Hampir setiap Hari hujan turun cukup deras.
Jadilah lantai teras n carport licin.
Kasihan ada yang terpeleset.
Terpelesetnya pelan siy, tapi cukup membuat was-was juga.
Bismillah, ngumpulin duit dulu buat beli keset karet yang bolong2 alias anti selip.
Semoga pembeli tambah nyaman, aman dan senang...
Monday, September 19, 2016
Saturday, July 30, 2016
Sisir rambut
Sisir rambut
Ukuran 22,5 x 4,5cm
Tersedia warna:
1. Merah - 1pcs
2. Biru - 1pcs
Berat: 10gram
Harga: Rp 2.000,-
Friday, July 15, 2016
Hellooo... Banjarnegara
Enggak afdhol rasanya mudik kampung halaman tanpa mencicipi dawet Ayu khas Banjarnegara.
Murah meriah, porsi 1 gelas Rp5.000,-. katanya siy kalau Hari biasa malahan Rp4.000,-
Siapa yang belum pernah mencoba??
“Why Asians Are Less Creative Than Westerners” (2001)
Bagus...
Jadi saya copas dari grup WA kiriman Ibu Nila π
Ijin sharing ;
Prof. Ng Aik Kwang dari University of Queensland, dalam bukunya *"Why Asians Are Less Creative Than Westerners" (2001)* yang dianggap kontroversial tapi ternyata menjadi "best seller", mengemukakan beberapa hal tentang bangsa-bangsa Asia yang telah membuka mata dan pikiran banyak orang :
1. Bagi kebanyakan orang Asia, dalam budaya mereka, ukuran sukses dalam hidup adalah banyaknya materi yang dimiliki (rumah, mobil, uang dan harta lain).
Passion (rasa cinta terhadap sesuatu) kurang dihargai. Akibatnya, bidang kreativitas kalah populer oleh profesi dokter, lawyer, dan sejenisnya yang dianggap bisa lebih cepat menjadikan seorang untuk memiliki kekayaan banyak.
2. Bagi orang Asia, banyaknya kekayaan yang dimiliki lebih dihargai daripada CARA memperoleh kekayaan tersebut. Tidak heran bila *lebih banyak orang menyukai* cerita, novel, sinetron atau film yang bertema orang miskin jadi kaya mendadak karena beruntung menemukan harta karun, atau dijadikan istri oleh pangeran dan sejenis itu.
Tidak heran pula bila *perilaku koruptif* pun ditolerir/diterima sebagai sesuatu yg wajar.
3. Bagi orang Asia, pendidikan *identik dengan hafalan* berbasis "kunci jawaban" *bukan pada pengertian*.
Ujian Nasional, tes masuk PT dll, semua berbasis hafalan. Sampai tingkat sarjana, mahasiswa *diharuskan hafal* rumus-rumus ilmu pasti dan ilmu hitung lainnya *bukan diarahkan untuk memahami* kapan dan bagaimana menggunakan rumus-rumus tersebut.
4. Karena berbasis hafalan, murid-murid di sekolah di Asia *dijejali sebanyak mungkin* pelajaran. Mereka *dididik menjadi "Jack of all trades, but master of none" (tahu sedikit- sedikit tentang banyak hal tapi tidak menguasai apapun).*
5. Karena berbasis hafalan, banyak pelajar Asia *bisa jadi juara dalam Olimpiade Fisika, dan Matematika*.
Tapi *hampir tidak pernah ada orang Asia yang menang Nobel atau hadiah internasional lainnya yang berbasis inovasi dan kreativitas.*
6. *Orang Asia takut salah (KIASI) dan takut kalah (KIASU).* Akibatnya *sifat eksploratif* sebagai upaya memenuhi rasa penasaran dan *keberanian untuk mengambil risiko kurang dihargai.*
7. Bagi kebanyakan bangsa Asia, *bertanya artinya bodoh*, makanya rasa penasaran tidak mendapat tempat dalam proses pendidikan di sekolah.
8. Karena *takut salah dan takut dianggap bodoh*, di sekolah atau dalam seminar atau workshop, peserta Asia jarang mau bertanya tetapi setelah sesi berakhir peserta mengerumuni guru/narasumber untuk minta penjelasan tambahan.
Dalam bukunya Profesor Ng Aik Kwang *menawarkan beberapa solusi* sebagai berikut:
1. *Hargai proses*. Hargailah orang karena pengabdiannya bukan karena kekayaannya.
2. *Hentikan pendidikan berbasis kunci jawaban*.
_Biarkan murid memahami *bidang yang paling disukainya.*_
3. *Jangan jejali murid dengan banyak hafalan*, apalagi matematika.
Untuk apa diciptakan kalkulator kalau jawaban utk X x Y harus dihafalkan?
*Biarkan murid memilih sedikit mata pelajaran tapi benar-benar dikuasainya*.
4. *Biarkan anak memilih profesi berdasarkan PASSION (rasa cinta) nya pada bidang itu*, bukan memaksanya mengambil jurusan atau profesi tertentu yang lebih cepat menghasilkan uang.
5. *Dasar kreativitas adalah rasa penasaran berani ambil resiko*. AYO BERTANYA!
6. *Guru adalah fasilitator*, _*bukan dewa*_ yang harus tahu segalanya.
Mari akui dengan bangga kalau KITA TIDAK TAHU!
7. *Passion manusia adalah anugerah Tuhan*...
sebagai orang tua kita *bertanggung-jawab untuk mengarahkan* anak kita _untuk menemukan passionnya dan mensupportnya._
_Mudah-mudahan dengan begitu, kita *bisa memiliki anak-anak dan cucu yang kreatif, inovatif tapi juga memiliki integritas dan idealisme tinggi* tanpa korupsi_
Wednesday, July 13, 2016
Mampir ke 'Gudang Tahu'
Mudik kampung, tak lengkap rasanya tanpa makan tahu anget nan asin yang di beli langsung dari pabriknya.
Tidak tahu (tidak interview n cari tahu siy...) kapan tepatnya pabrik tahu yang oleh masyarakat lebih dikenal sebagai 'Gudang tahu' ini berdiri. Yang jelas sejak saya SD, pabrik tahu ini sudah ada.
Letaknya di tikungan merden menuju kalimendong.
Proses pembuatannya jg masih sederhana.
Tetapi citarasa dan aromanya, bagi saya tidak ada yang ngalahin.
Beli Rp 10.000,- sudah dapat 1 kresek.
Tidak ngitung jumlahnya ada berapa, tp sepertinya Rp500,-/ potong.
Mau tau rasanya?
Hmmm kira-kira begini
Gurih, asin, lapisan luarnya kalau di gigit berasa agak kryuuukk... dimakan masih hangat.
Yummmmyyyy ππ
Monday, July 11, 2016
Otw Banjarnegara
Alhamdulillah, setelah sehari semalam dirumah Budhe Yanti, tiba waktunya untuk ke rumah eyang Atha di Banjarnegara.
Berangkat dari rumah Budhe Yanti pukul 19.10. Bismillah, otw Nganjuk - Banjarnegara. Semoga lancar.
22.30 sampai Ngawi
00.00 sampai Sragen
04.30 sampai Boyolali
04.59 sampai Salatiga
09.50 sampai Banjarnegara.
Alhamdulillah
Thursday, July 07, 2016
Bismillah, otw Nganjuk - Banjarnegara.
Alhamdulillah, setelah sehari semalam dirumah Budhe Yanti, tiba waktunya untuk ke rumah eyang Atha di Banjarnegara.
Berangkat dari rumah Budhe Yanti pukul 19x.10. Bismillah, otw Nganjuk - Banjarnegara. Semoga lancar.
22.30 sampai Ngawi
00.00 sampai Sragen
Banyak cerita dari rumah Budhe
Tuesday, July 05, 2016
The story of Mudik
Masih melanjutkan cerita perjalanan mudik 2016 sebelumnya.
Karena batere habis, baru kita lanjut sekarang yah...
Kemarin di Tegal benar-benar deh... super macet. Sampai pagi sekitar pukul 6 hampir mandeg deg!!
Padahal ada sms dari POLDA-Jateng
"INFO MUDIK POLDA JATENG
PANTURA BBS-TGL PADAT, AKAN DILAKS REKAYASA BUKA TUTUP 4-0 DR BBS TMR SMPAI SPBU MURI. IKUTI ARAHAN PETUGAS DIDEPAN."
4 jalur sekaligus di buka khusus untuk kendaraan dari jakarta menuju Tegal.
Sebaliknya setelah melewati jalur rekayasa 4-0 berubah menjadi 3-1. Arah Tegal menuju jakarta yang mandeg.
Sampai pukul 9 pagi kita masih terjebak kemacetan yang luar biasa.
Ini kesimpulan saya pribadi ya... (tanpa disertai riset) hanya sebatas pantauan saja :
Kemungkinan kemacetan terjadi karena antrian BBM yang mencapai kurang lebih 1km. Antrian ini bisa terjadi karena kemacetan yang luar biasa mulai dari tol pejagan, brexit hingga Tegal.
Saya sendiri dari Hari minggu malam (sekitar pukul 8mlm) hingga Selasa pagi (sekitar pukul 9pagi) masih terjebak kemacetan di area tersebut.
Sebagai info, Di beberapa titik kemacetan juga Di jual premium literan dengan harga sekitar 30rb/ liter. Sedang harga premium di SPBU hanya sekitar 6.500an/ liter.
Beberapa meter menjelang contraflow berakhir, arus lalu lintas mulai terlihat lancar dan jalur lalin kembali normal tepatnya setelah RM Sampoerna yang berada di kanan jalan.
Selanjutnya, perjalanan berlangsung normal.
Selasa, 5 Juli 2016. Pukul
10.10 : Sampai gerbang selamat batang Kab. Pemalang.
10.39 : sampai gerbang Kab. Pekalongan.
11.20 : Sampai gerbang Kab.Batang
13.00 : sampai gerbang Kab. Kendal
Baru lah kita transit dulu ke Darupono, silaturahim ke kuluarga alm.Bapak Mertua.
20.30 : Baru lah kita melanjutkan perjalanan menuju Nganjuk-Jawa Timur.
Sepanjang perjalanan malam, saya lebih banyak menghabiskan waktu untuk tidur, terbangun beberapa kali saja. Pukul 1dini Hari, ternyata sudah sampai di Kab.Sragen.
Rabu, 6 Juli 2016
Tepat pukul 06.00 kita sampai di gerbang selamat datang Kab.Nganjuk
Monday, July 04, 2016
Stuck di Petarukan Tegal
Benar-benar stuck deh...
Tidak gerak Sama sekali.
Cuss dari POM bensin Muri Tegal pukul 19.00.
Sekarang sudah pukul 23.23 masih di Petarukan Tegal.
Kurang lebih jarak tempuh satu kilometer memakan waktu 1 jam.
Sampai SPBU Muri - Tegal
Alhamdulillah...
Pukul 16.00 sampai di POM bensin SPBU Muri.
Istirahat, shalat, makan (oops, bagi yang tidak berpuasa).
Sunday, July 03, 2016
Bismillah Cileungsi - Nganjuk
Bismillah cuzz otw mudik
Minggu, 4 Juli 2016
13.30 : Start dari Relife greenville menuju Nganjuk Jawa Timur.
Perjalanan lancar, tidak terjadi kemacetan. Hujan lebat tidak menghalangi jalan.
16.00 - 16.45 : Rehat di Rest area KM 102 tol cipali.
Gerimis. Parkir Mobil terpantau padat.
18.00 - 19.30 : ishoma berbuka puasa di Rest area KM 166 tol cipali.
Parkiran penuh. Karena tidak kebagian lagi parkir di area yang sudah dipaving, jadilah parkir di tanah. Kondisi setelah hujan membuat tanah yang dijadikan area parkir banyak yang tergenang air, licin dan becek. Beberapa Mobil terjebak lumpur, mater. Anak-anak juga beberapa kali terperosok ke dalam lumpur, sendal becek dan bolak-balik ke toilet untuk membersihkan kaki
Saturday, July 02, 2016
Tips Cake & Cookies
Tips Cake & Cookies
π°π₯ Jangan langsung mengeluarkan cookies dari oven, diamkan beberapa saat agar tekstur cookies lebih kokoh.
π°π₯ Agar mudah dibentuk, simpan adonan cookies dalam kulkas sehingga tidak lembek.
π°π₯ Agar Cake tidak bantet, aduk adonan cake searah dan perlahan dengan teknik melipat.
π°π₯ Pastikan adonan telah tercampur rata dan mengembang dengan sempurna agar Cake tidak kempis.
π°π₯ Adonan telah mengembang dan kental, jika adonan mengembang 2 kali lipat, berwarna putih, dan jika kaki mixer diangkat adonan tidak turun.
Sumber: Bogasari

















































