Saturday, August 30, 2008

Ngeblog makin enak...

Secara tidak sengaja, saya menemukan cara baru buat ngeblog. Hari sabtu kemarin saya piket masuk kantor. Saat sedang mengerjakan tugas, tiba-tiba jaringan LANnya putus. Sudah saya coba login lagi beberapa kali tapi masih tidak terhubung juga. Akhirnya iseng-iseng aja saya buka situsnya sony ericson. Saya ingin mendownload beberapa theme yang tersedia, karena setelah di install ulang, theme ikutan hilang. Lalu saya login ke myphone, disitu ada panduannya gimana ngeblog dari HP. Wah...boleh juga tuh, akhirnya saya coba, dan ternyata sukses. Sekarang, kalo mau newpost udah gak perlu lagi nongkrong didepan komputer, login baru ketik-ketik or unduh foto. Kalo sekarang udah bisa langsung kirim dari HP. Makin mudah ya... Kenapa baru sekarang saya tahu'nya ya... :D

Uji nyali




Asli!! Bener-bener bikin deg-degan. Bagaimana tidak? Marine bridge ini terbentang sepanjang 30an meter dan ketinggian sekitar 25m (kalo salah, besok2 saya edit deh). Dengan memakai harness, kostel dan berpegangan pada tali, keseimbangan tubuh kita dalam menelusuri jembatan ini benar-benar diuji.
Mau coba? Uji nyali ini ada di objek wisata Umbul Sido Mukti. Selain marine bridge juga ada flying fox yang juga disediakan untuk anak-anak, kolam renang, camping ground dan masih ada yang lain.
Yang sudah familiar dg gunung Ungaran pasti tahu, karena letaknya yang berada dibawah pos mawar

Agustusan dikantor




Abis aerobic bareng, sarapan pagi bersama, nyantai dulu ah...sambil nungguin, kalo-kalo dapet doorprise kulkas, apa tv apa HP heheh...

Sunday, August 10, 2008

Salam Pedas Abis, Spesial Sambal “SS”

Sebenernya saya dah nahan-nahan untuk tidak makan sambel keseringan, cos bikin mules, sakit perut, makannya jadi banyak, kalo sdh kepedesan bikin pusing ma nangis-nangis.
Tapi,... kalo sambal yang ini wah...sambil ngetik ini artikel aja saya malah jadi mbayangin lagi pedas abisnya, hmmm...

Akhirnya, jebol juga deh pertahanan nahan-nahan makan sambal. Jadilah, di hari minggu siang kemarin, abis muter-muter nyari tempat olah data karena agak kecape’an n laper, ide untuk makan di Spesial Sambal mendadak jadi pilihan tunggal, sekalian gendhu-gendhu roso bareng temen kuliah lama, Anita.
Tempatnya siy lumayan jauh juga dari kostku yang di Sampangan. Warung SSnya ada di belakang Sri Ratu Peterongan, 23 menitan dari kostku.
Kebetulan Anita lagi ngurangin makan sambel tapi bukan berarti lagi anti makan sambel lho.., akhirnya menu yang kita pesan ini nih, plus harganya:
• Sambal terasi lombok ijo (sambal horor) = Rp 1.000,-/porsi
• Sambal bawang (goalpal) = Rp 1.000,-/porsi
• Ayam goreng paha atas = Rp 5.000,-
• Tahu goreng = Rp 1.500,-
• Lele goreng = Rp 5.000,-
• Teh panas = Rp 2.000,-
• Jeruk nipis panas = Rp 2.500,-
• Nasi putih = Rp 2.000,- perorang
Sebenernya masih banyak jenis sambal n menu lainnya, tapi karena takut sakit perut n pusing-pusing kepedesan karena abis makan mau jalan lagi sampe sore, kita makannya jadi nahan-nahan juga.
Saya menghabiskan setengah porsi sambal bawang, huh..hah...sampai nangis-nangis dan menghabiskan 8 lembar tissue. Sama Anita, saya hanya diketawain saja “bilang, kalo g kuat makan sambal”, saya nyengir aja sambil ngusapin air mata “doyan sambal siy doyan, tapi yang gak pedes-pedes amat. Tapi kalo pedasnya kayak gini, malah nantang niy..” hehe...
Abis makan, wah puas...!! (tapi gak banget, cos ditahan-tahan untuk tidak menghabiskan sambal dan pesan menu sambal lainnya), abis itu kita jalan lagi dan Anita bilang ”boleh ri, kapan-kapan kita kesini lagi...” Nhah tuw...bikin ketahihan kan.
Tapi AWASS! Pedas Abis!!
Hmm...jadi ingat juga sambalnya Mbah Jingkrak samping Bentuman (karena kepedesan, sampai jingkrak-jingkrak hehe...)

Berikut ada cuplikan sedikit nih mengenai variasi jenis sambal, barangkali mau dicoba, sesuaikan dengan porsi pedasnya!

• Sambal Asam
Sambal ini mirip sambal terasi dan mengandung asam, biasanya asam jawa.
• Sambal Bajak
Cabai untuk sambal ini digoreng dengan minyak, ditambah dengan bawang putih, terasi dan bumbu-bumbu lainnya.
• Sambal Balado
dari Minangkabau. Cabai untuk sambal ini digoreng dengan minyak, bawang putih, bawang merah atau bawang bombai, tomat, garam dan jeruk nipis.
• Sambal Belacan
Sambal ini mengandung belacan atau udang yang dilumatkan. Sambal ini juga dapat digabung dengan bahan lain seperti kangkung untuk menghasilkan sambal kangkung, dengan cumi-cumi untuk menghasilkan sambal sotong, dan dengan telur untuk sambal telur.
• Sambal Kemiri
Sambal ini mengandung Kemiri
• Sambal Manis
Cabai, bawang dan gula. Rasanya agak manis.
• Sambal Pencit
Sambal ini dicampur dengan irisan buah mangga muda (bahasa Jawa: Pencit).
• Sambal Tomat
Sambal ini dicampur dengan tomat, baik yang diiris kecil-kecil atau dilumatkan.
• Sambal Trassi atau sambal terasi
Mengandung terasi, yang adalah udang yang dilumatkan. Juga mengandung cabai merah dan hijau, terasi, gula, garam, jeruk nipis.
• Sambal Udang
Cabai digoreng dengan minyak, bawang putih dan udang.
• Sambal Ulek (Oelek)
Beberapa resep juga menggunakan garam dan jeruk nipis.
• Sambal Jeruk
Cabai hijau dengan perasan jeruk nipis.
• Sambal Setan
Sambal yang sangat pedas dengan Cabai Madame Jeanette.
• Sambal Pedas Pedas
Sambal ulek yang sangat pedas.


Tuesday, August 05, 2008

Sandal Jepit yang Terhormat

Disebuah toko sepatu di kawasan perbelanjaan termewah di sebuah kota, nampak di etalase sebuah sepatu dengan anggun diterangi oleh lampu yang indah. Dari tadi dia nampak jumawa dengan posisinya, sesekali dia menoleh ke kiri dan ke kanan untuk memamerkan kemolekan designnya, haknya yang tinggi dengan warna coklat tua semakin menambah kemolekan yang dimilikinya.

Pada saat jam istirahat, seorang pramuniaga yang akan makan siang meletakkan sepasang sandal jepit tidak jauh dari letak sang sepatu.
"Hai sandal jepit, sial sekali nasib kamu, diciptakan sekali saja dalam bentuk buruk dan tidak menarik", sergah sang sepatu dengan nada congkak.
Sandal jepit hanya terdiam dan melemparkan sebuah senyum persahabatan.
"Apa menariknya menjadi sandal jepit ?, tidak ada kebanggaan bagi para pemakainya, tidak pernah mendapatkan tempat penyimpanan yang istimewa, dan tidak pernah disesali pada saat hilang, kasihan sekali kamu", ujar sang sepatu dengan nada yang semakin tinggi dan bertambah sinis.
Sandal jepit menarik nafas panjang, sambil menatap sang sepatu dengan tatapan lembut, dia berkata
"Wahai sepatu yang terhormat, mungkin semua orang akan memiliki kebanggaan jika memakai sepatu yang indah dan mewah sepertimu. Mereka akan menyimpannya di tempat yang terjaga, membersihkannya meskipun masih bersih, bahkan sekali-sekali memamerkan kepada sanak keluarga maupun tetangga yang berkunjung ke rumahnya". Sandal jepit berhenti berbicara sejenak dan membiarkan sang sepatu menikmati pujiannya.
"Tetapi sepatu yang terhormat, kamu hanya menemaninya di didalam kesemuan, pergi ke kantor maupun ke undangan-undangan pesta untuk sekedar sebuah kebanggaan. Kamu hanya dipakai sesekali saja. Bedakan dengan aku. Aku siap menemani kemana saja pemakaiku pergi, bahkan aku sangat loyal meski dipakai ke toilet ataupun kamar mandi. Aku memunculkan kerinduan bagi pemakaiku. Setelah dia seharian dalam cengkeraman keindahanmu, maka manusia akan segera merindukanku. Karena apa wahai sepatu?. Karena aku memunculkan kenyamanan dan kelonggaran. Aku tidak membutuhkan perhatian dan perawatan yang spesial. Dalam kamus kehidupanku, jika kita ingin membuat orang bahagia maka kita harus menciptakan kenyamanan untuknya", Sandal jepit berkata dengan antusias dan membiarkan sang sepatu terpana.
"Sepatu ! Sahabatku yang terhormat, untuk apa kehebatan kalau sekedar untuk dipamerkan dan menimbulkan efek ketakutan untuk kehilangan. Untuk apa kepandaian dikeluarkan hanya untuk sekedar mendapatkan kekaguman." Sepatu mulai tersihir oleh ucapan sandal jepit.
"Tapi bukankah menyenangkan jika kita dikagumi banyak orang", jawab sepatu mencoba mencari pembenar atas posisinya.
Sandal jepit tersenyum dengan bijak "Sahabatku! ditengah kekaguman sesungguhnya kita sedang menciptakan tembok pembeda yang tebal, semakin kita ingin dikagumi maka sesungguhnya kita sedang membangun temboknya"
Dari pintu toko nampak sang pramuniaga tergesa-gesa mengambil sandal jepit karena ingin bersegera mengambil air wudhu. Sambil tersenyum bahagia sandal jepit berbisik kepada sang sepatu
"Lihat sahabatku, bahkan untuk berbuat kebaikanpun manusia mengajakku dan meninggalkanmu"
Sepatu menatap kepergian sandal jepit ke mushola dengan penuh kekaguman seraya berbisik perlahan "Terima kasih, engkau telah memberikan pelajaran yang berharga sahabatku, sandal jepit yang terhormat".
Selamat menjalani hari dengan penuh rahmat ......

(ada) Heteroskedastisitas

Tibalah waktunya skripsi saya sampai pada olah data. Setelah beberapa kali mengajukan proposal dan Bab 1-3. Ini sebenarnya yang membuat saya gugup. Bagaimana tidak? dengan masa skripsi saya yang melebihi rata-rata waktu yang ditentukan, tentu sudah banyak teman-teman yang meninggalkan saya dan sibuk dg aktivitasnya yang baru atau bahkan mungkin sudah mulai lupa dg pelajaran kuliah, baik yang satu angkatan maupun yang dibawah saya. Nah, kemana saya minta diajarin untuk mengolah data? Ada dua alternatif sebenarnya, apa data saya olahin saja, tinggal terima jadi, atau saya olah sendiri sembari belajar?

Kalo data saya olahin, mungkin lebih cepet, tinggal mengeluarkan biaya saja dan saya tinggal dikasih tahu langkah-langkahnya. Sedang jika data saya olah sendiri, mungkin bisa lama-bisa juga cepat, tergantung saya sendiri dan saya bisa "menikmati" langkah-langkah dengan seksama.
Setelah dipertimbangkan, akhirnya saya memilih untuk mengolah data sendiri pake SPSS v.13 dengan dibantu panduan buku karya Bp. Imam Ghozali (Aplikasi Analisis Multivariate dengan program SPSS-cetakan -IV) Masalah lalu timbul ketika data yang saya uji hanya ada 2 variabel (dari 5 variabel)yang signifikan. Saya lanjutkan dengan uji asumsi klasik. Pada analisis data, koefisien determinasi tepat untuk memprediksi var.dependen, Uji F dan Uji T dapat digunakan. Selanjutnya, data tidak terjadi multikolinearitas, tidak ada autokorelasi...lalu... nah, ini dia, terjadi heteroskedastisitas dan sampai pagi ini saya masih belum menemukan jalan untuk memperbaiki model. Gimana ya....
"Barangkali ada yang bisa bantu, dengan senang hati, heheh..."
Saya juga mentok di Uji Glejser dan Uji White. Heteroskedastisitas, saya temukan pada Uji Park, karena dari 5 variabel yang diteliti terdapat 3 variabel yang signifikan.
Hm...untungnya semalem setelah janjian untuk bimbingan, dosen saya berhalangan hadir. Padahal saya sudah agak berkeringan sebelum bertemu dg semboyan, "apapun yang akan terjadi harus dihadapi!" secara sudah janjian sebelumnya.
Semoga sampai jum'at besok, masalah heteroskedastisitas sudah dapat diatasi.

Monday, August 04, 2008

Masih suka deg-degan…...

Hampir genap tiga tahun, saya bekerja di bag.revenue assurance. Hampir tiga tahun pula, bukan jaminan apabila saya menghadapi komplain dari customer dan saya dapat bersikap biasa saja. Terutama dalam menghadapi customer asing yang tidak bisa berbahasa Indonesia, I must speaks in English. Padahal, bahasa inggrisku masih payah banget :(.

Untuk mengurangi kegugupan saya, sebelum saya menemui/menghubungi customer tersebut, saya akan mencari data tentang ybs secara detail, jika sudah, baru saya action. Hal itu juga saya lakukan untuk meminimalisir kemungkinan yang bisa saja terjadi.
Kalau sudah begitu, biarpun masih tetap ada rasa deg-deg’an tapi saya jadi pede untuk melakukan negosiasi secara langsung/tidak langsung.

Sunday, August 03, 2008

Oop's I did it again

Sudah dua kali ini saya melakukan kesalahan yang sama.
Setiap kali saya mau mengcopy pic dari hape ke komputer, selalu timbul masalah.
File copy selalu ilang, karena tidak sabar, selanjutnya saya langsung cut aja file foto di hape ke komputer. Dan tralala...blank!
Di hape sudah ke cut, di komputer hanya ada foldernya saja.

Kemana ya...ilangnya. Di recycle bin jg ga ada.
Saya memang payah banget untuk urusan ini, heheh...
Biasanya kalo ada Ipung, urusan seperti ini saya tinggal terima jadi aja, cos ga mudeng. Ibaratnya terima bongkar, tapi gak pasangnya. Pfh, tapi sekarang, buat ketemu Ipung...nunggu lebaran!
Yang bikin sedih...dua kali saya melakukan kesalahan itu, pic yang ke del ada 425an. Saya kadang suka moto-moto dari hape, kalo udah banyak, baru dipindahin.
Dan sekarang...ilang semua.