Tibalah waktunya skripsi saya sampai pada olah data. Setelah beberapa kali mengajukan proposal dan Bab 1-3. Ini sebenarnya yang membuat saya gugup. Bagaimana tidak? dengan masa skripsi saya yang melebihi rata-rata waktu yang ditentukan, tentu sudah banyak teman-teman yang meninggalkan saya dan sibuk dg aktivitasnya yang baru atau bahkan mungkin sudah mulai lupa dg pelajaran kuliah, baik yang satu angkatan maupun yang dibawah saya. Nah, kemana saya minta diajarin untuk mengolah data? Ada dua alternatif sebenarnya, apa data saya olahin saja, tinggal terima jadi, atau saya olah sendiri sembari belajar?
Kalo data saya olahin, mungkin lebih cepet, tinggal mengeluarkan biaya saja dan saya tinggal dikasih tahu langkah-langkahnya. Sedang jika data saya olah sendiri, mungkin bisa lama-bisa juga cepat, tergantung saya sendiri dan saya bisa "menikmati" langkah-langkah dengan seksama.
Setelah dipertimbangkan, akhirnya saya memilih untuk mengolah data sendiri pake SPSS v.13 dengan dibantu panduan buku karya Bp. Imam Ghozali (Aplikasi Analisis Multivariate dengan program SPSS-cetakan -IV) Masalah lalu timbul ketika data yang saya uji hanya ada 2 variabel (dari 5 variabel)yang signifikan. Saya lanjutkan dengan uji asumsi klasik. Pada analisis data, koefisien determinasi tepat untuk memprediksi var.dependen, Uji F dan Uji T dapat digunakan. Selanjutnya, data tidak terjadi multikolinearitas, tidak ada autokorelasi...lalu... nah, ini dia, terjadi heteroskedastisitas dan sampai pagi ini saya masih belum menemukan jalan untuk memperbaiki model. Gimana ya....
"Barangkali ada yang bisa bantu, dengan senang hati, heheh..."
Saya juga mentok di Uji Glejser dan Uji White. Heteroskedastisitas, saya temukan pada Uji Park, karena dari 5 variabel yang diteliti terdapat 3 variabel yang signifikan.
Hm...untungnya semalem setelah janjian untuk bimbingan, dosen saya berhalangan hadir. Padahal saya sudah agak berkeringan sebelum bertemu dg semboyan, "apapun yang akan terjadi harus dihadapi!" secara sudah janjian sebelumnya.
Semoga sampai jum'at besok, masalah heteroskedastisitas sudah dapat diatasi.
No comments:
Post a Comment