Thursday, May 29, 2008
9 Cara Jitu Hindari Keriput
tetap harus memperhatikan perawatan kulit wajah supaya kencang,
bersinar dan terbebas dari keriput. Nah kalau Anda ingin terhindar
dari problem kulit wajah seperti kusam dan keriput, berikut adalah
langkah-langkah mudah yang dapat dipraktekkan dalam aktivitas sehari-hari.
1. Tidur dengan posisi telantang bertumpu pada punggung.
The American Academy of Dermatology (AAD) menyarankan bahwa tidur
dengan berbagai posisi tertentu pada malam hari bisa menimbulkan
"garis-garis tidur". Kerutan yang terjadi pada permukaan kulit
menjadi pemanen dan tidak akan menghilang ketika Anda bangun. Tidur
dengan posisi menyamping dapat menimbulkan kerutan pada pipi dan dagu,
sedangkan posisi telungkup membuat kening berkerut. Untuk menghindari
pembentukan kerutan, AAD menyarankan untuk tidur telentang bertumpu
pada punggung.
2. Banyak makan ikan terutama salmon.
Ikan merupakan salah satu sumber protein terbaik. Ikan salmon adalah
salah satu jenis yang sangat dianjurkan karena bermanfaat bagi
pertumbuhan sel kulit. Salmon juga dikenal sebagai sumber penting
asam lemak esensial atau dikenal sebagai omega-3. Para ahli kulit
menyatakan, asam lemak esensial adalah nutrisi penting yang membuat
kulit tetap muda, bercahaya, dan mengurangi keriput.
3. Jangan menyipitkan mata.
AAD mengindikasikan bahwa pergerakan wajah repetitif atau berulang --
seperti menyipitkan mata -- membuat otot wajah bekerja keras,
membentuk alur yang muncul di bawah permukaan kulit. Alur ini
lama-lama akan berubah menjadi kerutan di kulit. Tetaplah membuat
mata lebar, gunakan kaca mata jika diperlukan. Memakai kaca mata
selain melindungi kulit di sekitar mata dari sinar mata hari, juga
akan membuat Anda terhindar dari kebiasaan menyipitkan mata.
4. Gunakan asam buah (AHA).
Alpha hydroxy acids (AHA) ini merupakan asam alami dari buah-buahan
yang dapat dimanfaatan mengangkat lapisan atas sel-sel kulit mati.
AHA juga mengurangi penampakkan garis-garis nyata dan kerutan,
khususnya di sekitar mata. Bukti baru menunjukkan bahwea dalam
konsentrasi tinggi AHAs juga dapat membantu merangsang produksi kolagen.
5. Ganti minuman kopi dengan kokoa atau coklat
Dalam sebuah riset yang dipublikasikan Journal of Nutrition 2006,
para ahli mengindikasikan kokoa atau bahan utama pembuat coklat
mengandung dua jenis flavonols yakni epicatchin dan catechin. Zat
antioksidan ini melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari,
memperbaiki sirkulasi dalam sel-sel kulit, memperbaiki hidrasi, dan
membuat kulit tampak bercahaya dan lembut.
6. Jangan terlalu sering cuci muka
Menurut ahli kulit dari University of Maryland Medical Center, air
keran bisa menggerus lapisan minyak yang melindungi kulit secara alami
serta bahan pelembab yang mencegah kulit dari ancaman keriput.
Mencuci wajah dengan terlalu sering berarti Anda mengikis lapisan
pelindung alami. Jika sabun wajah Anda tidak mengandung bahan
pelindung atau pelembab kulit, sebaiknya pilih cairan pembersih muka
dari pada sabun.
7. Konsumsi vitamin C.
Studi di Universitas Tulane dan di beberapa tempat lain menunjukkan
vitamin C dapat merangsang produksi kolagen , melindungi kulit dari
kerusakan sinar UVA dan UVB. Vitamin C juga memperbaiki masalah
pigmentasi dan mengatasi peradangan pada kulit. Namun begitu tidak
semua jenis vitamin C dapat memberi khasiat bagi kulit. Dalam
beberapa riset terbaru, banyak peneliti menganjurkan vitamin C dengan
bentuk asam L-Askorbat yang berpotensi mengatasi kerutan.
8. Rajin makan kedelai
Penelitian menunjukkan bahwa kedelai dapat membantu melindungi serta
mengatasi masalah penuaan yang diakibat sinar matahari (photoaging) .
Riset yang dipublikasikan dalam European Journal of Nutrition,
menyebutkan suplemen berbahan dasar kedelai di mana didalamnya
terdapat vitamin, protein ikan, ekstrak teh putih, tomat dan biji
anggur, memperbaiki struktur dan kekuatan kulit setelah enam bulan.
9. Terapkan perawatan dasar kulit.
Jika Anda ingin memiliki kulit yang tampak muda dan sehat, awalilah
dengan langkah-langkah dasar dalam perawatannya seperti menghindari
sinar matahari, memakai tabir surya, tidak merokok, menggunakan
pelembab kulit.
sumber : milist
Wednesday, May 28, 2008
Yoga yuk....
"Sudah jeng..."
"Mau ganti kapan?"
"Bentar ya, tak tanyain dulu mau pakai ruangan yang mana, cos lt.4 lagi dipakai buat training"
"Ok deh...ntar aku dikabarin ya..."
............
"Jeng, kayaknya kita gak jadi latihan, cos ruangannya tidak ada yang kosong"
"Beneran ri..."
"Iya, katanya gitu"
"Ya sudah, kita pulang saja"
Usai chat, saya menutup windows messenger lalu siap-siap pulang.
Hari ini latihan yoga diliburkan.
Apakah sampai selama 3 minggu? karena ruangan sedang dipakai untuk training.
wadhow...bisa-bisa lupa semuanya neh.
Dikantor, sebagai pengganti aerobik diadakan latihan yoga, dan saya mulai tertarik untuk mengikutinya.
Semula saya mengenal gerakan yoga dan mulai mempraktikan karena di HP saya yang lama N7360 ada aplikasi yoga, tetapi hanya sambil lalu saja saya praktikkan.
Dan sekarang saya ingin kembali mengikutinya, dengan yoga saya dapat merasakan ketenangan pikiran dan perasaan serta sejenak melupakan skripsi saya. Terus terang saya masih gondhok dan mendadak emosi jika terpikir skripsi saya (saya hampir yakin, bukan karena skripsinya yang membuat saya terkatung-katung).
Itu alasan terkuat saya untuk mengikuti yoga.
Sejarah Yoga
Yoga
|
| Sekitar 100 SM, Tantra dibagi menjadi delapan cabang atau tahapan oleh Patanjali, selanjutnya diberi nama Astangga Yoga. Yoga mengedepankan kontrol atas aktivitas-aktivitas tubuh, indra, dan pikiran. Ia tidak ingin membunuh tubuh, pada sisi lain, ia merekomendasikan penyempurnaannya. Pikiran yang baik, memerlukan tubuh yang baik pula. Keduanya harus dirawat dan dikendalikan agar mampu mengantarkan kita menuju cita-cita hidup tertinggi. Kemelekatan pada objek-objek duniawi membuyarkan perhatian tubuh dan pikiran. Untuk mengatasi masalah ini, Yoga memberikan delapan tahapan berjenjang untuk mendisiplinkan tubuh dan pikiran. Delapan tangga tersebut disebut Astangga Yoga, yaitu : (1) Yama, (2) Niyama, (3) Asana, (4) Pranayama, (5) Prathyahara, (6) Dharana, (7) Dhyana, dan (8) Samadhi. Dua yang pertama, yaitu Yama dan Niyama dipandang sebagai etika Yoga yang harus dilaksanakan sebelum menginjak tahapan berikutnya. 1) Yama, artinya pantangan yang mencakup pantang menyakiti makhluk lain baik dalam pikiran, kata-kata maupun perbuatan (ahimsa), pantang berbuat salah (satya), pantang mencuri (asteya), pantang mengumbar nafsu (brahmacharya), dan pantang memiliki hak orang lain (aprigraha). 2) Niyama, artinya pembudayaan diri dan termasuk penyucian (sauca) eksternal dan internal, kedamaian (santosa), bertapa (tapa), belajar (svadhyaya) dan pemujaan kehadapan Tuhan (Isvharapranidhana). 3) Asanas secara harfiah berarti “sikap tubuh yang nyaman”. Selama dalam gerakan yang nyaman ini tubuh tetap dalam keadaan yang sangat rileks dan pernafasan yang sangat dalam yang secara alamiah menyertai sikap tubuh ini, membawa sejumlah besar oksigen diserap ke dalam aliran darah. Selama asanas energi dikumpulkan tidak dikeluarkan. Asanas memberi efek pada setiap aspek dari fisik. Menyeimbangkan sekresi kelenjar, mengendurkan dan memperbaiki sistim syaraf dan otot, merangsang sirkulasi, meregangkan tendon, melenturkan persendian, memijat organ-organ dalam dan menenangkan serta mengkonsentrasikan pikiran. (Asanas akan mengontrol kelenjar, kelenjar akan mengontrol sekresi/produksi hormon dan sekresi hormon akan mengontrol kecendrungan pikiran). Kehidupan modern membuat kita selalu berpacu dengan waktu. Tekanan pekerjaan dan peningkatan emosional akan menyebabkan depresi yang meluas bahkan mungkin beberapa penyakit kejiwaan yang disebabkan oleh pikiran. Kita telah kehilangan kedamaian mental kita. Yoga adalah solusi yang jelas. Postur-postur dalam yoga akan menyeimbangkan kelenjar endokrin yang dapat menenangkan dan mengontrol emosi kita. Pernafasan yang dalam selama asanas akan menenangkan dan memberikan energi yang banyak pada pikiran. 4) Mengendalikan Energi vital (Pranayama). Hidup adalah suatu energi (prana) dalam tubuh. Energi atau kekuatan ini menjaga fungsi-fungsi tubuh dengan cara menggetarkan sel-sel, saraf, organ, dan lain-lain. Getaran ini didapatkan dari denyut prana (kekuatan hidup) yang berulang-ulang. Jika seseorang yogi mengarahkan pikirannya menuju lapisan intuisi terhalus, maka ia harus membuat tubuhnya dalam keadaan damai dengan cara mengendalikan denyut prana yakni dengan pranayama, artinya mengontrol nafas dan berkaitan dengan pengaturan-pengaturan nafas ke dalam, menahan nafas dan nafas ke luar. Ini sangat berguna bagi kesehatan dan sangat kondusif bagi konsentrasi pikiran. 5) Prathyahara, artinya mengontrol indra-indra dan terdiri atas penarikan indra-indra dari objek-objeknya. Indra-indra kita mempunyai kecendrungan yang besar bergerak ke luar untuk memenuhi keinginannya. Indra-indra tersebut harus selalu dicek dan diarahkan agar bergerak ke dalam, revolusi ke dalam. Ini merupakan proses introversi diri. 6) Dharana, artinya memusatkan pikiran pada satu objek meditasi seperti ujung hidung atau tengah-tengah jidat atau bayangan suatu deva, dan sebagainya. Pikiran harus ditegakkan, kuat dan terfokus, seperti nyala lilin. Ia tenang, tegak, tak tergoyahkan oleh fluktuasi-fluktuasinya. 7) Dhyana, artinya meditasi dan terdiri atas aliran yang tak terganggu pikiran di sekitar objek meditasi (prtyayaika-tanaka). Ini adalah kontemplasi teguh tanpa adanya istirahat. 8) Samadhi, artinya konsentrasi. Ini merupakan tahapan terakhir di dalam sistem yoga. Di sini pikiran benar-benar diserap di dalam objek meditasi. Di dalam dhyana tindakan meditasi dan objek meditasi tinggal terpisah. Tetapi di sini mereka menjadi satu. Ini merupakan alat bantu tertinggi untuk merealisasikan penghilangan modifikasi-modifikasi mental yang merupakan tujuannya. |
Monday, May 26, 2008
Let it be...
Sunday, May 25, 2008
Me n’ R 4223 ED
Thursday, May 22, 2008
New collection
Saya tampilkan diblog yang ini saja ya...cos blog yang khusus untuk memajang barang dagangan sudah saya delet
Jika adayang berminat, silakan japri saja ke saya Y!M : arinday2006.
@ Rp 70.000,-
@Rp 75.000,-
Terimakasih (promosi banget =D)
Thursday, May 15, 2008
Membersihkan noda pakaian
Saya seringkali memanfaatkannya untuk membersihkan noda-noda pada pakaian,
baik pakaian luar atau pakaian dalam. Yang saya bersihkan dg sisa-sisa sabun mandi
biasanya kerah baju, lipatan pada kerudung (bekas keringat), bagian ketiak,
pakaian dalam, bekas noda makanan, noda darah dan semacamnya.
Cara saya menggunakannya, pada pakaian yang kena noda dicemplungin ke air bersih
sambil dikucek sebentar lalu diperas, jangan terlalu kering dan jangan terlalu basah,
kemudian cukup oleskan sisa sabun mandi batangan sampai agak tebal ke bagian-bagian yang kena noda tersebut,
kadang saya langsung kucek saja untuk noda yang ringan, sedang untuk noda yang agak bandel,
saya rendam dalam air bersih beberapa menit, setelah itu baru dicuci seperti biasa.
InsyaAllah, noda-noda bisa hampir lenyap atau tak berbekas.
Sayang kan kalau karena noda terus pakaian jadi rusak hanya karena mencucinya
terlalu bersemangat saat menyikat.
Bisa - bisa malah pakaian jadi robek dan merusak warna/kainnya.
Selamat mencoba
Wednesday, May 14, 2008
Ada kamu aku ada
Penoton mungkin bakalan menebak, lawan main Bunga itu Nicholas Saputra. Ternyata bukan!. Dari segi fisik & penampilan, memang hampir-hampir susah dibedakan antara keduanya. Sama-sama berambut grondrong agak ikal, muka tirus, putih, cool, cuex, hmmm, apa lagi ya... O iya, jadi inget film "AADC". Kalau di AADC, Dian Satro yang membacakan puisi untuk Nicholas, tapi kalau di Ada Kamu Aku Ada, Andhika yang menyanyikan & berpuisi untuk Bunga.
Untuk film ini, saya rasa tidak begitu istimewa. Temanya masih seputar percintaan, perselingkuhan, keluarga yang tidak harmonis, gaya hidup dan hampir mirip-mirip dengan film ataupun sinetron remaja kebanyakan. Untuk lebih mantapnya, baca sinopsisnya ya...
SINOPSIS :
Tuesday, May 13, 2008
mickey mouse...
- Mencit (Mus spp.)
- tikus rumah (Rattus rattus)
- tikus got (Rattus norvegicus)
- tikus sawah (Rattus argentiventer)
- wirok (Bandicota spp.)
Saturday, May 10, 2008
Pilih bubuk apa yang dikeletek?
Semula, saya pikir ngapain coba koment terus sama dandanan orang lain. Tapi akhirnya, itu berimbas yang cukup dahsyat juga!. Temen-temen kost saya (sekitar 14an orang) jadi pada rajin dandan n' terutama merawat muka. Mulai dari facial foam, cleanser-astringent, obat jerawat, obat bercak hitam sampai peeling & maskeran. Asyiknya, kalo maskeran kita ngerjainnya rame-rame. Ada dibuat jadwal gitu. dan biasanya niy... temen saya itu yang paling rajin ngutak-atik kulit muka orang lain, terutama pas mencet-mencetin jerawat yang katanya bikin dia puas kalau berhasil ngumpulin jerawat banyak dari muka 'korban'.
Dulu sih, maskernya masih dalam bentuk bubuk saja yang sering repot n belepotan sewaktu dipake. Tapi sekarang, ada masker dalam bentuk gel, krim atau pasta.
Mau tahu lebih jauh tentang masker, yuuukk!! baca sampe selesai ya...
Menggunakan masker tak perlu menunggu sampai kulit bermasalah. Jadikan sebagai rutinitas terjadwal. Sebenarnya, masker berfungsi seperti pembersih. Saat menjalani facial dan massage di klinik kecantikan (di Semarang ada Viva di Jl. Thamrin, Erha di daerah kampung kali, Natasha di Jl.Seroja, St.Anna di Sampangan, Matrix di Pleburan dan masih banyak lagi), pasti adatahap perawatan menggunakan masker. Sebelum mengoleskan masker, wajah harus di bersihkan dulu, bisa dengan sabun wajah atau susu pembersih. Sebagai pelengkap kosmetik pembersih, masker tidak dapat bekerja sendiri. Bila wajah masih kotor dan banyak sel-sel kulit matinya, maka masker kurang dapat bekerja dengan optimal menyerap kotoran pada kulit. Penggunaan masker tidak harus di klinik kecantikan, tapi dapat juga dilakukan sendiri di rumah. Yang penting adalah ikuti anjuran pemakaiannya.
Masker yang pengaplikasiannya tidak terlalu lama, biasanya akan membuat kulit akan mengering setelahnya. Untuk membersihkan maskerdapat dengan menggunakan handuk dan air hangat dan ada pula yang dengan cara dikelupas (peel of mask).
Kalau saya, untuk alasan kepraktisan (baca: ogah repot!) saya menggunakan jenis masker yang bisa dikelupas, orange peel of mask (for normal to combination skin) untuk menghilangkan sel-sel kulit mati dan kotoran. Cukup sepuluh menit saja, lalu dikeletek, beres!. Tidak perlu tambahan racikan lainnya. Jika berminat pesan, silakan mail saya (arinday@gmail.com) heheh...:D.
Untuk yang berkulit kering, sebaiknya mencari masker yang mengandung bahan-bahan untuk melembabkan, sepertilidah buaya atau hyaluronic acid. Selain meningkatkan kadarair pada kulit, juga membeuat kulit lebih segar dan kenyal. Sebaliknya, untuk kulit yang berminyak, cari yang mengandung jeruk atau belerang.Orang Indonesia biasanya bermasalah dengan pori-pori besar. Masker jenis tanah liat cukup membantu menyerap kelebihan minyak dan membersihkan pori-poridari kotoran. Atau jika sekaligus ingin menghilangkan noda hitam, pilih yang mengandung vitamin C yang berfungsi melancarkan proses regenerasi kulit. Sedang bagi yang mulai mengalami masalah penuaan, seperti timbulnya kerutan, coba cari yang mengandung kolagen atau ceramide.
Paling untung, tentunya mereka yang berkulit normal. Bisa memakai berbagai jenis masker, dari yang berbahan dasartimun, anggur sampai rumput laut.
Masker biasanya dipakai seminggu sekali atau sebulan sekali (tergantung kondisi kulit wajah). Bila dilakukan secara benar, akan membuat kulit wajah bersih, cerah juga kencang.
Pada dasarnya, ada tiga jenis bentuk masker, asal kandungannya sebenarnya sama, perbedaan bentuk hanya berefek pada tingkat kepraktisan. Selama sudah cocok pada wajah, silakan pilih yang anda suka :D.
Thursday, May 08, 2008
Flu...
Wednesday, May 07, 2008
Penasaran dg kartu Axis
Yang lagi rame dibahas tentang AXIS yang bisa saja diartikan ada hubungannya dengan angka setan "6666". Wah, angka setan itu apa ya? sepertinya saya baru denger. Kalo angka togel, hehe... gara-gara itu saya pernah berurusan dengan preman kampung sewaktu liputan u berita kampus.
Axis apa memang sengaja menggunakan angka setan itu ya agar bisa menarik dan menguntungkan customer?
Tarif jadi lebih murah dibanding provider lain karena ada setannya?
atau jangkauan n' sinyal yang lebih baik karena dibantu oleh setan?
(Hiyyyy....) atau bagi pelanggan AXIS bisa mendapatkan kesempatan bersekutu dengan setan?
Weleh...jadi mbayangin yang enggak-enggak.
Cos, saya jadi takut sendiri. Karena dirumah saya, di Banjarnegara sering tetangga-tetangga ngomongin setan, seperti kuntilanak, genderuwo, medhi lutik (di kali pancuran, biasa orang-orang mencuci pakaian. Cos sukanya medhi ini ngitik-itik), medhi dulit (sukanya nyolek2), dedemit... trus pa lagi ya, hehe...malah jadi ngomongin setan.
Kembali ke Axis, sayangnya di Semarang, saya belum lihat ada yang jual SPnya Axis, kalo ada yang jualan mungkin saya akan mencoba pakai kali ya... (sudah pasti, saya tidak tidur sendirian di kost, serem...) ada yang bilang, kalo tengah malam ntar bakal ada yang miscall2 n denger suara setan.
Lha!!
Apa karena isu-isu ini orang jadi penasaran untuk menggunakan Axis ya...! Saya salah satunya.
Hm, apa mungkin isu ini Axis sendiri yang menghembuskan? (Kalo iya, apa untungnya dg menghubungkannya dengan setan?) kalo yang phobia sama Setan, bisa-bisa bakalan Anti sama pengguna Axis, takut kalo sewaktu menelpon ataupun ditelpon malah setan yang menjawab, hehe...
Apa mungkin isu ini datang dari kompetitor yang mulai merasa tersaingi karena ada pendatang baru?
Atau ada pihak2 lain yang sengaja menggulirkan isu ini?
Entah apa maksud n tujuannya
Yeah...kita tunggu saja, barangkali nanti ada pihak yang akan mengklarifikasi.
Atau mungkin dari Axis sendiri?
Tuesday, May 06, 2008
Kepeleset di depan kamar mandi
Sebenernya siy saya sudah terbiasa bangun pagi, tepatnya tengah malam kali ya...
semenjak saya mulai ngerjain skripsi,
bangun jam 00.00 atau 01.00an itu sudah biasa, tidurnya digasikin tentunya hihi...
Kalau semalem, aku baru tidur jam sebelasan jadi baru bangun jam tiga kurang dikit.
Kadang-kadang saya sempatin shalat tahajud dan mengaji, tapi semalem saya alpa :D.
Karena mules saya beberapa kali ke belakang, dari pada bolak balik sekalian saja saya bawa bekas tempat makan kemarin u di cuci, jam 3an kurang lebihnya.
Suasana masih sepi banget, temen-teman yang lain juga belum pada bangun.
Pas mau naruh piring n gelas, tiba-tiba "prak..." Astagfirullah, aku meringis kesakitan.
Rasanya seperti kesetrum gitu pas dipantat!.
Lama saya tidak bisa bangun, bagaimana tidak...saya kepelesetnya pantat membentur pembatas dipinggirannya persis dho'oh!.
Mau teriak, kok takut bikin kaget. Ya sudah, saya duduk miring disamping got depan kamar mandi sambil memegangi pantat, sampai tidak nyadar kalo kaos sama celana basah. Grrhhh....!!
Untungnya piring ma gelas yang jatuh tidak mengenai kaki saya...
Saya langsung kekamar dan tengkurep, tidak peduli masih basah-basahan. Setelah itu baru mandi.
Teman saya yang melihat saya mandi pagi-pagi buta, masih sempat-sempatnya meledek "Junub apa ry..." geregetan saya, tapi saya no comment ajah.
Siang ini, rencana mau pijat, tapi urung-cos tidak enak sama teman2 kantor kalo ijin, ya sudah nanti setelah pulang les saja. Dari pagi sampai sekarang, saya paksa-paksain duduk miring...
Semoga rasa sakitnya tidak lama deh...
Sunday, May 04, 2008
Mules setelah makan bengkoang...
Kemarin siang saya, ipung n family, jalan-jalan ke daerah Kendal-Boja. Dipinggir-pinggir jalan, banyak dijajakan bengkoang, mulai dari yang ukuran kecil-imut sampai yang guedhe! (gedhe banget ukurannya dibanding bengkoang lain dan saya jarang lihat sebelumnya) dan masih terlihat seger. Niatnya saya mau membeli ketika pulangnya saja untuk dibawa ke kost. Jadi ingat, kalo dikulkas masih menyimpan sambal kacang. Nanti kalau dimakan rame-rame bareng sama anak-anak kost kan seru :D.
Sesampai dirumah sodara, ternyata disana juga disediakan satu bengkoang yang guedhe!. Makanya pas saya potong-potong bisa jadi sepiring lonjong yang besar dan baru habis setelah dimakan rame-rame pakai sambal, jadi semacam gilo-gilo gitu, tapi yang ini buahnya bengkoang saja.
Tidak berselang berapa lama, eh malahan perut saya mulas, entah karena makan bengkoangnya atau karena sambalnya atau karena pas makannya tidak tepat ya... Yang pasti sampai tengah malam ini, saya masih merasakan mulasnya!
Bengkoang termasuk sejenis umbi. Biasanya digunakan sebagai bahan untuk rujak dan asinan atau dijadikan masker untuk menyegarkan wajah dan memutihkan kulit. Kata Mas’nya bisa juga untuk memperlancar ASI selain daun katuk.
Panjang bengkoang bisa mencapai 4-5m an, sedang akarnya dapat mencapai 2m an. Kalau disamping rumah saya di Banjarnegara bengkoangnya imut-imut, hanya sekitar 5cm an, rasanya manis, tapi panjang akarnya sekitar 1m an. Bengkoang ini membentuk umbi akar yang bulat atau seperti gasing. Kulit umbinya tipis berwarna kuning pucat dan bagian dalamnya berwarna putih dengan cairan segar agak manis. Umbinya mengandung gula dan pati serta fosfor dan ada juga kalsiumnya. Dulu pas saya masih SMP, saat pelajaran PKK pernah dikasih tugas untuk latihan membuat dan memakai masker bengkoang. Setelah bengkoang diparut, baru ampas bengkoangnya ditempelkan ke muka tanpa diperas dulu airnya. Jadi inget teman saya yang namanya Sumarno, anaknya gokil. Dia seringnyeleneh padahal sudah dikasih tahu, jangan ditempel ke daerah sekitar mata dan bibir, dia tidak menghiraukan itu Memakainya ditempelin sedikit-sedikit tapi langsung dibasuhkan kewajah seperti orang berwudlu. Setelah dibiarkan lima belasan menit, hehe... teman-teman yang melihat wajahnya terbalut masker tertawa ngakak, karena yang paling lucu, alisteman sayaitu kan tebal dan disitu pula ampasnya paling banyak nempel. Ada-ada saja....
Bengkoang ini memiliki efek pendingin karena mengandung kadar air yang cukup banyak. Rasa manisnya berasal dari suatu oligosakarida yang disebut inulin (bukan insulin) yang tidak bisa dicerna oleh tubuh manusia. Ini tentu berguna bagi penderita diabetes atau orang yang berdiet rendah kalori.
Menyimpan bengkoang sebaiknya pada tempat kering. Suhu yang lebih rendah mengakibatkan kerusakan. Penyimpanan yang baik dapat membuat buah ini bertahan hingga 2 bulan, lama juga yah....
Walaupun umbinya dapat dimakan, bagian bengkoang yang lain sangat beracun. Saya lupa racun apa itu... Katanya siy racun ini sering dipakai untuk membunuh serangga atau menangkap ikan.