Wednesday, December 03, 2014

Duuh Gusti

Siapa yang ingin anaknya sakit?
Siapa yang ingin diri sendiri sakit?
Siapa juga yang (disaat yang sama) juga ingin suaminya sakit?

Tentu, siapapun tidak menginginkannya...
Tetapi bagaimana rasanya jika hal itu terjadi di saat yang bersamaan?

Kejadian anak saya jatuh dari ayunan sehingga harus menjalani operasi dan hanya selang 2 hari kemudian dari anak saya keluar dari rumah sakit, suami saya jatuh sakit dan akhirnya juga rawat inap selama beberapa hari (sekarang memasuki hari ke-2 rawat inap) tentu memunculkan beragam tanggapan dari para tetangga, teman, sodara, orang yg dikenal di media sosial maupun orang yang tidak dikenal di media sosial.

Tanggapan itu banyak yang mengenakkan hati, tetapi tidak sedikit pula yang tidak mengenakkan hati.
Bukannya memberikan energi positif tetapi justru semakin menjatuhkan mental dan akhirnya bisa membuat kita makin drop.
Sudah cukup lelah di fisik, masih ditambah dg mendengar kata2 yang menyinggung, membuat kesal juga marah...

Kadang mungkin, pembicara seolah menganggap apa yang saat ini pembicara sampaikan adalah 'kata-kata mujarab' yang kalau apa yang dilakukan tidak sesuai dengan apa yang barusan dikatakannya maka hasilnya sudah pasti nihil.
Dan masih banyak perkataan lain yang mementahkan hasil yang tidak sesuai dg anggapannya. Padahal, dibalik 'kata-kata mujarab'nya ada begitu banyak hal yang tidak ia ketahui dan menyangkut banyak hal, seperi situasi-kondisi dll.

Duh Gusti...
Rasanya pengen nangis...

Arinday Atha
Sms, Wechat : 081575004141
PIN BB : 277AD653

No comments: