Sunday, April 27, 2008

Nasi Goreng

Nasi goreng…Yup, itu adalah menu makanan favorit saya. Saya bisa beberapa hari tidak berganti menu makanan kalo sudah ketemu dengan nasi goreng, dan menu yang paling saya sukai adalah nasi goreng putih ikan asin. Karena selain saya juga paling hobi makan yang asin-asin (Jadi ingat kolesterol nih…). Pernah teman kost saya sampai heran kalo melihat saya begitu menikmati gereh dengan dimakan pakai nasi putih dan sayur bening (saya selalu pesan seharga sepuluh ribu ke ibunya teman kantor saya )
Dekat kost saya di Semarang, nasi goreng yang sering saya kunjungi itu di Gelael-Mal Ciputra (seporsi Rp 8.500,-), depan Wonderia (Rp 6.000,-) dan Sampangan (Rp 9.000,-). Yang di Sampangan itu yang paling enak, nasi gorengnya warna putih, rasanya khas banget dan ikan asinnya sudah berupa semacam taburan gitu, ASLI! ngiler euy… Dan hari ini, saya mau makan nasi goreng di Gelael, sekalian jalan-jalan :D.
Belakangan, saya baru tahu kalau nasi goreng merupakan sebuah komponen penting dari masakan tradisional Tionghoa, yang menurut catatan sejarah sudah mulai ada sejak 4000 SM. Nasi goreng kemudian tersebar ke Asia Tenggara dibawa oleh perantau-perantau Tionghoa yang menetap di sana dan menciptakan nasi goreng khas lokal yang didasarkan atas perbedaan bumbu-bumbu dan cara menggorengnya.
Nasi goreng sebenarnya muncul dari beberapa sifat dalam kebudayaan Tionghoa, yang tidak suka mencicipi makanan dingin dan juga membuang sisa makanan beberapa hari sebelumnya. Makanya, nasi yang dingin itu kemudian digoreng untuk dihidangkan kembali di meja makan. Didaerah rumah saya di Banjarnegara juga begitu, kebanyakan nasi goreng dibuat karena nasi yang kemarin sudah tidak dimakan lagi, dari pada dibuang ataupun basi, lalu dibikin nasi goreng

Nasi goreng juga dikenal sebagai hidangan khas Indonesia. Ada berbagai macam resep nasi goreng tapi bahan-bahan utamanya adalah nasi, minyak goreng, kecap manis dan kecap asin. Selain itu banyak tambahan lain yang dapat dimasukkan, mulai dari sayuran, daging, daging olahan (misalnya ikan asin) sampai sambal, saos, kerupuk, sate, dan telur goreng.

Nasi goreng baik di Indonesia maupun di negara-negara lain dapat memiliki variasi tersendiri tergantung dari daerah asal dan bumbu atau bahan yang digunakan. Variasi ini biasanya dipengaruhi oleh bahan makanan yang biasa digunakan masyarakat sekitarnya. Beberapa variasi nasi goreng yang terkenal:
  • Nasi goreng ikan asin: Menggunakan ikan asin, salah satu variasi yang terkenal di Indonesia (Ini ASLI favorit saya)
  • Nasi goreng jawa: Nasi goreng ini biasanya dibumbui dengan sambal ulek yang membuat rasanya pedas. Biasa juga digunakan sayuran seperti tauge untuk nasi goreng ini.
  • Nasi goreng kambing: Menggunakan daging kambing yang memiliki aroma khas.
  • Nasi goreng pattaya: Nasi goreng ini dibungkus dengan telur dadar.
  • Nasi goreng putih: Nasi goreng ini menggunakan kecap asin sebagai bumbunya sehingga warnanya masih keputih-putihan.
  • Nasi goreng Fukien (atau Fujian): (bukan berasal dari Fujian) adalah nasi goreng yang berasal dari daerah Kanton, biasa disajikan dengan saus di atasnya.
  • Nasi goreng Singapura: Bukan berasal dari Singapura, ini adalah masakan dari daerah Kanton dengan bumbu kare kuning.
  • Nasi goreng Yangchow (atau Yangzhou): (biasa disebut juga nasi goreng spesial) - meskipun dinamakan "Yangzhou", nasi goreng ini sebenarnya bukan berasal dari daerah Yangzhou. Biasa disajikan dengan udang dan daging panggang. Nasi goreng spesial lainnya yang terkenal adalah nasi goreng dengan telur mata sapi.
  • Nasi goreng Yuanyang: Nasi goreng yang dihidangkan dengan dua macam saus. Saus yang pertama berwarna putih dan yang kedua berwarna merah. Terkadang saus itu disajikan dalam lambang Yin Yang atau simbol Taichi.

No comments: