Thursday, January 22, 2015

Kecewa dengan expedisi pengiriman

Buat kita yang sedang merintis usaha onlineshop, faktor percepatan barang beli dan jual atau istilahnya 'perputaran modal' menjadi faktor teratas yang sangat penting dalam menjaga kelangsung usaha.
Terlebih untuk usaha yang baru dan sedang dirintis, yang sangat sensitif menanggapi kepercayaan pembeli yang sebelumnya sudah dengan susah payah diperolehnya.
Apa jadinya jika modal uang tunai yang kita miliki telah habis untuk membelanjakan barang dan barang tersebut tidak kunjung sampai?
Alih-alih menghemat ongkos kirim, karena semakin banyak barang yang dibeli/ semakin berat timbangan sampai sejumlah tertentu, maka pihak expedisi akan memberikan ongkos kirim lebih murah dibanding hanya mengirim barang 1kg, 2kg, dst sesuai aturan masing-masing expedisi.
Inilah yang saya alami.
suplier mengirim barang dari Tangerang ke alamat saya di Bekasi pada Selasa, tanggal 13 Januari 2012 dengan menggunakan ekspedisi Wah***. Asumsi saya, tanggal 16 Januari barang sudah dapat saya terima sehingga saya mengabari pembeli yang sudah ada dalam daftar untuk melunasi pembayarannya. Sampai hari ini, Kamis 22 Januari barang tak kunjung sampai malah divendorkan ke JNE tgl 20 Januari. Saya menghubungi ke CS Wah*** alasannya terlalu banyak paket sehingga menumpuk digudang dan tidak tahu kenapa baru divendorkan ke JNE tanggal 20 Januari.
Ini sungguh sangat mengecewakan saya, sebagai penerima. Karena jika dihitung ekonomis, modal saya yang menurut saya cukup banyak itu berhenti berputar. Tentunya juga mengecewakan reseller, dan juga pembeli retail karena barang terlambat datang, tidak update. Umumnya mereka sangat cepat menerima informasi bahwa di onlineshop lain, barang tersebut sudah cukup lama ready sehingga saat mereka menerima barangnya mereka akan berasumsi online shop saya lelet/ barang yang dijual tidak update.
Untuk meminimalisir kejadian seperti yang saya alami, sebaiknya: penerima/pengirim:
1. Sama-sama memastikan bahwa kurir dapat mengirim pesanan sampai alamat.
2. Rajin mengecek tracking record pengiriman.
Semoga bermanfaat
Arinday Atha
Sms, Wechat : 081575004141
PIN BB : 277AD653
http://arinday-atha.blogspot.com
http://buku-second.blogspot.com

No comments: