Thursday, February 04, 2016

Membeli barang lebih mudah di musim hujan

Pebruari ini merupakan bulan terjadinya puncak musim penghujan.

Hampir setiap hari hujan, tanpa mengenal waktu. Apakah hujan akan turun di pagi, siang, sore atau malam hari. Apakah saat kita sedang di rumah, di pasar atau bahkan di petjalanan. Siap atau tidak siap, bulan ini adalah bulan dimana hujan akan turun dengan intensitas yang cukup tinggi.

Sudah dulu, ngomongin hujannya ya... Heee... malah bisa jadi gagal fokus.

Yang mau saya sampaikan di sini adalah... Biarpun musim penghujan tiba, tidak ada halangan untuk 'berburu' barang yang dibutuhkan.

Sedikit cerita nih...
Selasa kemarin, saya sudah rencana ke pasar cileungsi untuk membeli lem tembak, benik ceplik dan kain flanel untuk menyelesaikan kerajinan tangan yang hampir selesai.
Setelah selesai urusan rumah, berangkatlah saya dan anak saya Atha dengan berboncengan naik motor ke pasar.
1. Beli bensin dulu Rp8.000,-
2. Bayar parkir Rp2.000,-
Sesampai di pasar Cileungsi, toko yang di tuju ternyata tutup. Hendak berkeliling ke area sekitar dan dalam pasar, hujan tiba-tiba turun dengan derasnya. Nekat, keluar pasar dan mampir ke rumah sodara. Di rumah sodara, Atha minta dibeliin
Jajan krupuk dan buah melon Rp18.000,-
Bayarin belanjaan sodara Rp34.000,- (krn uang sdr ada di dlm rumah, smntara belanja bareng Atha dan saya memakai uang 50ribuan + receh).
Setelah hujan reda, kita pulang. Di perjalanan Atha minta ice cream Campina Rp4.900,-
Perjalanan selesai. Sampai rumah tidak dapat barang yang dibutuhkan hendak di beli.
Malahan uang lebih banyak keluar untuk hal-hal yang bukan prioritas.

Hhhhhh....

Akhirnya saya browsing ke Tokopedia, Bukalapak.  Barang yang dibutuhkan ada, dapat harga yang lebih murah  dari harga di pasar. Cukup dengan ongkos kirim 9.000,- rupiah. Pengiriman dari Jakarta. Tidak sampai dua hari, barang sudah di terima dengan selamat.

Hmmmm

No comments: